Programmer TV Alternatif Pilihan Karier Asik!
Jumat, 18 Mar 2005 12:31 WIB
Jakarta - Buat kamu-kamu yang masih bingung sama pilihan karier di masa depan, profesi programmer TV bisa jadi pilihan. Selain bisa jalan-jalan ke luar negeri, wawasan juga bertambah.Kalau dengar kata programmer pasti yang kebayang orang yang kerja di depan layar komputer otak-atik hal-hal yang berhubungan dengan IT (Information Thechnology). Padahal yang sebenarnya kalau di dunia media baik itu televisi ataupun radio, kerjanya programmer nggak berhubungan banget dengan hal itu. Penasaran kan kerja programmer kayak gimana?Menurut Aryo Bimo Gunaprawiro, senior programmer nya MTV, pada dasarnya kerja programmer di semua stasiun televisi hampir sama, yaitu merancang program atau acara-acara untuk televisi tersebut. Seperti MTV misalnya, Aryo tentunya harus buat program yang ada hubungannya dengan musik. Namun menurut cowok lulusan Perbanas itu, kerjanya di MTV nggak hanya sebatas memilih program. Sebagai senior programmer tentunya banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan."Gue responsible buat milih program apa aja dari internasional kayak dari Amerika yang bisa masuk ke indonesia, terus program dari MTV singapura. Gue juga responsible buat milih videoklip baik itu internasional maupun lokal. Contohnya kayak TRL yang di produksi dari Amerika, nggak semua videoklip yang ditayangin di situ bisa masuk ke Indonesia. Tugas lainnya gue juga schedulling videoklip, nentuin jam-jam tayangnya videoklip," urai Aryo panjang.Untuk jadi programmer seperti Aryo memang perlu sekolah khusus. Soalnya kata cowok yang suka banget sama musik hip-hop ini, kalau kita tiba-tiba masuk ke dunia televisi tanpa ada latar belakang broadcasting pasti akan terjadi kebingungan. "Kalau nggak pernah tahu tentang dunia televisi mereka nggak akan tahu cara kerjanya televisi gimana," jelasnya.Sebelum menjadi programmer televisi, alumnus SMUN 5 ini sudah mengawali kariernya sebagai penyiar di sebuah radio anak muda. Kemudian kariernya di radio itu berkembang menjadi creative director. Pekerjaan terakhirnya itulah yang kemudian membawanya bekerja di MTV."Creative director kerjanya mirip-mirip programmer di televisi. Kita sama-sama buat program, bedanya kalau di televisi program kita ada bentuk visualnya," ujar Aryo.Satu hal lainnya yang membawa dia bisa bekerja di stasiun televisi musik terbesar di dunia itu adalah karena kecintaannya terhadap musik. Ketika di tes masuk ke MTV dulu, Aryo banyak di tanya hal-hal yang berhubungan dengan musik. Dia disuruh menceritakan musik kesukaannya lalu diminta untuk membuat contoh program yang ingin dibuat untuk musik favoritnya itu.Selama bekerja di MTV udah banyak banget pengalaman yang didapat sama cowok yang punya hobi fotografi ini. Selain bisa menyalurkan hobinya foto-foto, Aryo juga bisa jalan-jalan ke berbagai negara. Diantaranya sebagian negara di Asia dan Australia.Jika kalian mau coba profesi kayak Aryo ini, syaratnya ternyata gampang kok. Selain suka musik, kalian juga harus tahu apa yang lagi trend sekarang di kalangan anak muda. Kenapa anak muda?, soalnya Aryo kerja di stasiun televisi yang kebanyakan penontonnya berusia muda. Untuk tahu soal trend-trend itu dia seringkali terjun langsung hang out bareng penonton acaranya itu. "Gue harus tahu apa yang lagi disuka sama apa yang nggak dari penonton acaranya MTV. Gue juga harus tahu apa yang mereka pakai, di mana nongkrongnya. Pokoknya yang jelas kita harus tahu dari mulai musik sampai lifestyle," tutupnya.Nah ternyata menarik dan asyik kan pekerjaan programmer. Apalagi kalau kita memang suka musik kayak Aryo ini. Serasa kerjain hobi sendiri tapi di bayar juga... (eny/)











































