Setiap tahunnya ada lebih dari 15 ribu calon pengantin yang datang ke butik busana pengantin Kleinfeld di New York untuk berkonsultasi dan mencari gaun yang pas. Para calon pengantin ingin tampil spesial di atas altar ketika mengucap janji suci pernikahan.
Berbagai permintaan dari pelanggan pun siap diwujudkan oleh Kleinfeld lewat para fashion director mereka. Detail permintaan dari para calon pengantin didengarkan, termasuk juga latar belakang, kesukaan dan ketidaksukaan, musik yang mereka dengarkan sampai ke detail-detail terkecil lainnya. Hal ini dilakukan demi menemukan busana yang tepat untuk para wanita. Kleinfeld punya semua jenis busana pengantin yang bisa dicoba untuk mewujudkan pernikahan impian wanita Amerika pelanggan mereka.
Ada pelanggan Kleinfeld yang ingin jadi sosok putri di hari pernikahan, ada yang ingin terlihat seksi dengan gaun berbelahan dada rendah, ada juga yang ingin tampil anggun dengan sebuah gaun pengantin simple tanpa banyak renda dan manik-manik. Tetapi, ada satu permintaan yang bisa jadi paling unik, terkenang dan membuat Randy Fenoli (fashion director ikonik Kleinfeld) mengernyitkan alis saat mendengarnya: bintang porno berkelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya aku yakin dia memintaku untuk mengubahnya menjadi sosok "wanita nakal berkelas". Saat mendengar itu aku langsung berkata padanya bahwa 'berkelas' dan 'wanita nakal' dua hal yang bertolak belakang dan tidak bisa disatukan," ujar pria yang dulunya berprofesi sebagai desainer itu dengan nada bicara yang serius kepada detikHOT saat event Press Junket Factual Entertainment Show di New York belum lama ini.
Namun bukan berarti permintaan seperti ini tidak bisa diwujudkan di Kleinfeld. Butik busana pengantin yang terletak di 110 W 20th St, New York, itu bisa melakukan apa saja untuk calon pengantin. Tapi, tentu dengan penyesuaian dan standar yang mereka miliki. Randy pun berusaha mengubah mindset sang pelanggan yang ingin terlihat 'berkelas namun nakal' itu menjadi 'berkelas dan seksi'.
"Pada akhirnya aku menawarkan sesuatu yang tradisional, tetapi tetap bisa terlihat seksi. Seperti misalnya gaun yang kubawa ini, ini sangat tradisional tetapi ada kesan seksi," katanya sambil menunjuk bagian terbuka di pinggang bagian kiri dan kanan gaun putih yang dideskripsikannya seperti Audrey Hepburn dan Kim Kardashian tersebut.

Lebih lanjut soal gaun putih yang dibawanya itu, Randy pun memberi taksiran harga. Gaun yang tidak banyak aksesoris dan memberikan kesan kasual itu dipatok dengan harga sekitar Rp 47,1 juta sampai Rp 67,4 juta. Ternyata gaun yang tidak banyak motif dan aksesoris justru dihargai lebih mahal dari gaun yang terlihat 'ramai' dengan manik-manik ataupun renda.
"Karena pengerjaannya harus hati-hati. Para desainer harus bisa menyembunyikan setiap jahitannya dengan rapi dan teliti agar tidak ada jahitan yang terlihat ketika dikenakan oleh pengantin. Itulah kenapa gaun ini agak sedikit lebih mahal dari yang punya lebih banyak aksesoris," tandasnya.
Kisah bagaimana Randy Fenoli mewujudkan permintaan-permintaan dari pelanggan butik busana pengantin Kleinfeld bisa disaksikan lewat acara 'Say Yes to the Dress' yang tayang di channel TLC. Acara ini sudah memasuki musim ke-13 dan akan tayang setiap hari Senin hingga Jumat pukul 17:00 WIB mulai 19 sampai 30 Oktober mendatang.
(ron/tia)











































