Nasib baik dimiliki Dian Krishna, satu-satunya kandidat asal Indonesia yang tersisa di The Apprentice Asia. Meskipun harus menghadapi babak eliminasi, Puteri Indonesia 2003 itu berhasil melewati serangan para pesaingnya dan menunjukkan dirinya pantas bertahan ke tahapan selanjutnya.
The Apprentice Asia adalah reality show kompetisi antar 12 kandidat yang mewakili sembilan negara untuk menjalani uji kemampuan di bidang penjualan, negosiasi, reatifitas, manajemen, branding dan kepemimpinan demi memperebutkan 1 posisi bergengsi, menjadi tangan kanan Tony Fernandes (Executive Chairman Tune Group dan Group Chief Executive Director AirAsia) untuk salah satu perusahaan Tune Group dengan gaji enam digit USD.
Disiarkann tiap Rabu jam 20:00 WIB di AXN, acara ini menggunakan format reality show yang telah diadaptasi di lebih dari 25 negara, setelah debut pada 2004 dengan ikon Donald Trump dan ucapan βYouβre Fired!β yang terkenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Apex dinilai memiliki konsep yang baik dan menarik, namun visualisasi dan eksekusi yang tidak tepat, sehingga juri memutuskan untuk memenangkan tim lawan. Saat proses eliminasi, Dian terselamatkan meski dianggap rekan-rekannya sebagai yang paling lemah di tim.
Tentang Dian, Tony mengatakan, "Dian memang bertahan di The Apprentice Asia, namun posisinya belum aman, dia harus menunjukkan dan membuktikan potensi dirinya lebih keras lagi."
Minggu depan, Dian Krishna kembali bersaing dengan kandidat-kandidat yang tersisa: Nazril Idrus (Financial Coach, Malaysia), Nik Aisyah Amirah (auditor, Malaysia), Celine Le Neindre (konsultan F&B, Filipina), Jonathan Allen Yabut (Senior Product Manager perusahaan farmasi, Filipina), Andrea Loh Ern-Yu (pengacara, Singapura), Alexis Lothar Baudin (Direktur Asia Pasifik di perusahaan minuman keras premium, China), Samuel Ruffus Nalaraj (Vice Presiden di perusahaan IT, India).
(ich/mmu)











































