Sahabat Jadi Rival?

Sahabat Jadi Rival?

- detikHot
Senin, 11 Apr 2005 15:19 WIB
Sahabat Jadi Rival?
Jakarta - Naksir cowok yang lagi dikecengin sama sahabat sendiri? Itu sih biasa lagi. Tak jarang memang, gara-gara masalah kayak gitu hubungan kita dan sohib jadi renggang atau bahkan putus. Padalah nggak harus gitu juga kan, kita bisa aja..1. Berpikir DuluJangan langsung sedih or bete dulu waktu denger kenyataan bahwa sohib kita juga naksir cowok yang kita incer. Memang sih rasa dikhianati and kesel nggak bisa dihindari. Tapi coba deh bepikir dulu. Dengan cara ini, kita dapat melihat masalah dengan lebih jernih. Cobamengerti bahwa semua orang (termasuk sohib) juga punya hak yang sama untuk naksir cowok tersebut. Dan mungkin cowok idola tersebut memang sangat menarik, sehingga tak hanya sohib dan kita aja yang ngincer, tapi hampir seluruh cewek di sekolah. Coba terapkan pada diri kita bahwa kejadian seperti ini adalah biasa dan nggak perlu dibesar-besarkan, apalagi sampaimerenggangkan persahabatan kita dan sohib.2. Ngobrol Sama SohibAda baiknya kalau kita ngajak ngobrol sohib tentang perasaan kita masing-masing, sejauh mana rasa tertarik kita and sohib pada cowok tersebut. Dari obrolan tersebut biasanya akan diketahui siapa yang udah dapat respon balik dari cowok inceran tadi. Kalau memang masing sama-sama memulai, obrolkan juga tentang bagaimana cara menyikapi kesamaan tersebut.3. Tentukan SikapKita bisa saja pura-pura nggak tahu apa yang terjadi sebenarnya alias diam. Tentu saja ini bukan solusi yang baik. Karena dengan diam atau menutup diri, permasalahan tersebut nggak akan pernah selesai. Jadi, mendingan kita and sohib saling jujur aja. Apalagi hubungan dengansi cowok masih dalam tahap taksir-taksiran. Siapa tahu kan, si cowok nggak tertarik sama kita berdua. Nah dengan berterus terang, kita and sohib bisa saling tahu apa yang ada di pikiran masing-masing.4. SainganKalau memang harus saingan, itu juga nggak masalah kok, asalkan bersaing secara sehat dan sportif. Teruslah bersikap netral, nggak usah ada sebel-sebelan, sirik-sirikan or musuhan. Kalau bisa sih kita and sohib nggak usah mikirin siapa yang bakal menang dan siapa yang kalah. Dan yang penting, tekankan bahwa mencari sohib sejati lebih susah daripada kecengan keren seperti cowok tadi. (ken/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads