Spotlight

Buka-bukaan Zack Snyder soal Army of The Dead

Devy Octafiani - detikHot
Minggu, 23 Mei 2021 11:27 WIB
ARMY OF THE DEAD - (L-R) NORA ARNEZEDER as LILLY and DAVE BAUTISTA as SCOTT WARD. Cr: NETFLIX © 2021
Aksi Dave Bautista dalam Army of The Dead / Foto: (dok.Netflix)
Jakarta -

Sutradara Zack Snyder membawa cerita baru setelah Justice League yang berdurasi 4 jam Maret lalu. Kali ini dirinya menyodorkan kisah sekelompok tentara menghadapi para zombie dalam Army of The Dead.

Film ini menampilkan aksi para tentara tersebut yang berusaha merampok uang ratusan juta dolar dari sebuah tempat di kota Las Vegas yang sudah lumpuh dan warganya berubah menjadi zombie.

Pujian diberikan pada Snyder yang dinilai sukses membuat Justice League. Namun Army of The Dead, diungkapkan sang sutradara memiliki tempat berbeda di dirinya.

Zack Snyder menyebut produksi film ini adalah produksi film yang paling ia nikmati. Apa hal yang membuat sang sutradara tertarik membuat film ini setelah jauh di masa lalu ia pernah membuat remake Dawn of The Dead (2004)?

"Aku mendapatkan ide menggarap film ini setelah selesai dengan Dawn of The Dead. Entah, aku sangat menikmati membuat film dengan genre zombie. Sejak saat itu aku merencanakan dan menulis skripnya," ungkap Snyder.

Draft pertama film ini sudah dibuat jauh sebelum ia menulis Justice League. Draft pertama Army of The Dead tersebut sudah digarap sejak 10 tahun lalu.

ARMY OF THE DEAD - (L-R) NORA ARNEZEDER as LILLY, SAMANTHA WIN as CHAMBERS, ANA DE LA REGUERA as CRUZ, DAVE BAUTISTA as SCOTT WARD and OMARI HARDWICK as VANDEROHE. Cr: NETFLIX © 2021ARMY OF THE DEAD - (L-R) NORA ARNEZEDER as LILLY, SAMANTHA WIN as CHAMBERS, ANA DE LA REGUERA as CRUZ, DAVE BAUTISTA as SCOTT WARD and OMARI HARDWICK as VANDEROHE. Cr: NETFLIX © 2021 Foto: NETFLIX/

Film ini awalnya disodorkan Snyder pada Warner Bros, namun ide film ini tak bersambut. Ketika ia menawarkan pada Netflix, raja streaming itu berlaku sebaliknya.

"Melanjutkan menulis draft film ini cukup singkat. Ketika kami menyelesaikannya dan memberi tahu Netflix, mereka langsung 'ok, ayo kita buat'. Begitulah," urai Snyder lagi dalam wawancara secara virtual belum lama ini.

Zack Snyder tak hanya ingin sekadar membuat film zombie. Ia ingin menampilkan sebuah cerita yang maksimal menampilkan kengerian mayat-mayat hidup itu menebar ancaman.

"Aku tahu apa yang aku inginkan. Jadi aku terpikir membuat cerita di mana ada dinding besar yang mengelilingi Las Vegas, semacam tempat pelarian dari New York di mana zombie-zombie itu kemudian hadir," tuturnya lagi.

Tak sedikit film yang menjadikan zombie poros cerita. Lantas apa yang berbeda dari Army of The Dead? Simak di artikel selanjutnya!



Simak Video "Zack Snyder Cerita Pengalaman Garap Ulang Justice League"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/aay)