Spotlight

Tak Sekadar Jumpscare, Resep Sweta Kartika Bikin Novel Grafis Horor

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 17 Mar 2020 16:42 WIB
Sweta Kartika
Foto: Sweta Kartika (Tia Agnes)
Jakarta -

Sweta Kartika merilis proyek baru dalam bentuk novel grafis yang berjudul 'Journal of Terror'. Karya yang berbeda dari medium komik itu terbilang unik dari buku-buku sebelumnya.

Komikus 'Grey dan Jingga' menceritakan selama dua tahun belakangan, ia menggodok resep membuat novel grafis bergenre horor, dengan subgenre thriller dan petualangan tersebut.

"Baru ketemu rumusnya belakangan ini. Harus ada karakternya dan mengalami suatu peristiwa dan orangnya harus sama. Terciptalah 'Journl of Terror'," tutur Sweta ketika berbincang dengan detikcom, belum lama ini.

Ia menggarap 'Journal of Terror' bukan sekadar horor kacangan atau jumpscare murahan. Pertengahan tahun 2019, ia merilis volume pertama dan mendapatkan sambutan yang meriah.



"Banyak cerita tentang anak indigo yang nggak bisa membedakan arwah. Saya ingin orang yang introvert dan melihar sisi lain dari Prana, jadi bahas soal kemampuannya," sambungnya lagi.

Sweta sukses menjadi komikus yang lihai menggambar dan membuat cerita dengan beragam genre. Mulai dari drama di 'Grey dan Jingga', cerita action nan superhero 'Nusantaranger' hingga jagoan perempuan Tesla yang unggul di Xiamen akhir tahun lalu.

"Waktu bikin Nusantaranger, semua orang punya mimpi buat bikin 'Power Rangers' khas Indonesia. Saya bikin yang relate dengan Indonesia, ada khas kesukuan. Ada yang dari Jawa nih, Kalimantan, Sulawesi, dan pulau lainnya. Makanya pas 'Journal of Terror' mau terbit saya gaet dengan karakter yang Indonesia banget," tukasnya.

Simak artikel berikutnya.



Simak Video "Pesona Menyilaukan THE BOYZ di MV 'The Stealer'"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/srs)