detikHot

spotlight

Menggarap Kisah Ainun Jadi Hal yang Sensitif untuk Hanung Bramantyo

Minggu, 15 Des 2019 12:34 WIB Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Foto: Monica Arum/detikcom
Jakarta - 'Habibie & Ainun 3' membawa kisah tentang hidup Hasri Ainun Besari atau Ibu Ainun, istri almarhum BJ Habibie. Sebagai sebuah karya biopik, namun sutradara Hanung Bramantyo mengatakan, ada batasan-batasan yang ia terapkan.

Hal ini untuk menghindari munculnya penilaian sensitif yang berujung pada kontroversi.

"Kita berada di negara yang tidak menganut freedom of speech. Contohnya gini, Bu Ainun sebelum sama Habibie itu kan jatuh cinta sama seorang pria (pasti jadi sesuatu yang), it's normal dong. Tetapi kadang-kadang ini kan ibu negara, masa kita bicara tentang mantan sih. Ada rasa bahasa Jawanya 'ilok tidak ilok'," ungkap Hanung saat ditemui belum lama ini.


Hanung pun memilih membuat kisah asmara Ainun sebelum bersama Habibie sebagai kisah fiksi dalam film.

Selain itu, Hanung juga tak menampilkan secara gamblang kampus tempat Ainun menimba ilmu hingga menjadi dokter.

"Saya nggak mau misalnya nanti ada adegan ospek dianggap kita melenceng dan terkesan abusive. Jadi itu juga kita fiksikan," tukas Hanung.




Simak Video "Jefri Nichol Semringah Hadiri Gala Premier 'Habibie & Ainun 3'"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/mau)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com