Spotlight

Narkoba hingga Satria Piningit, Pesan Pandji Pragiwaksono di 'Partikelir'

Devy Octafiani - detikHot
Kamis, 05 Apr 2018 12:05 WIB
Foto: Asep Syaifullah
Jakarta -

Pandji Pragiwaksono tak hanya sekadar menggarap film terbarunya berjudul 'Partikelir' untuk menghibur semata bagi yang menyaksikan. Di balik kemasan cerita filmnya yang dibalut genre action-comedy, ada pesan yang diusung Pandji dalam filmnya tersebut.

Kepada detikHOT, Pandji mengatakan ada banyak pesan di dalam kisah 'Partikelir' di antaranya persahabatan.

"Sejauh mana elo mau lakuin sesuatu untuk orang yang elo anggap penting, itu sih pesan pertama. Hampir semua karakter yang ada dalam film ini dilempar pertanyaan tentang hal itu. Semoga itu bisa relate sama banyak orang yang nanti nonton," ujar Pandji belum lama ini.

Pesan tersembunyi lainnya yang dimiliki film ini di antaranya meyakini bahwa setiap manusia adalah sosok pahlawan bagi diri mereka sendiri.

"Ada pandangan yang diyakini oleh sebagian orang kita bahwa suatu hari akan datang Satria Piningit. Nah film ini mau bilang, kalau hal itu nggak ada. Bahwa kita adalah satria piningit yang kita tunggu-tunggu. Kita yang harusnya melakukan sesuatu sama-sama," lanjut Pandji lagi.

Narkoba hingga Satria Piningit, Pesan Pandji Pragiwaksono di 'Partikelir'Foto: Asep Syaifullah


Dari trailernya, 'Partikelir' sekilas menampilkan Pandji dalam misi mengejar sebuah kelompok pengedar narkoba.

Pandji mengungkapkan narkoba juga menjadi salah satu pengendali plot yang ada dalam cerita.

"Dia adalah bagian dari plot. Plot yang mengaitkan dengan Rantau atau narkoba jenis baru. Dari sana akan ada sesuatu yang lebih besar lagi tentang film ini," ungkap komika 35 tahun ini.

'Partikelir' turut menggandeng Aurelie Moeremans juga Deva Mahenra dalam cerita. Deva sendiri memerankan sahabat lama dari Pandji di masa lalu.

Dijadwalkan 'Partikelir' rilis hari ini 5 April di bioskop.

(doc/mah)