'Nautical Oddisey 2', Kritik Iwe Ramadhan pada Kondisi Pantai Kulon Progo

Spotlight

'Nautical Oddisey 2', Kritik Iwe Ramadhan pada Kondisi Pantai Kulon Progo

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 16 Mei 2017 14:45 WIB
Nautical Oddisey 2, Kritik Iwe Ramadhan pada Kondisi Pantai Kulon Progo
Foto: Istimewa/Tia Agnes
Jakarta - Situasi Pantai Trisik Kulon Progo selama dua tahun terakhir sangat memprihatinkan. Kondisi tersebut yang membuat seniman muda Iwe Ramadhan menciptakan karya seni instalasi berjudul 'Nautical Oddisey 2' yang kini tengah dipamerkan di Gudang Sarinah Ekosistem (GSE).

Bagaimana cerita inspirasi berkarya Iwe Ramadhan?

Iwe Ramadhan menceritakan awalnya dia ingin menciptakan karya dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di Pantai Trisik. "Tapi ternyata sudah nggak aktif lagi. Karena nelayan sudah nggak menjaring ikan lagi," tutur Iwe Ramadhan di sela-sela pembukaan, akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi mengenaskan yang terjadi di kawasan tersebut, lanjut Iwe, karena kondisi perubahan iklim yang mengakibatkan ikan-ikan tak lagi berada di sekitaran Laut Selatan. Alasan lain adalah berubahnya alur distribusi ikan yang kini diambil dari Semarang dan Cilacap.

"Akhirnya setelah dipikir-pikir saya angkat tentang memori kevakuman. Saya ke penambak udang dan disaranin ke kepala dusun, diajak ke kepala paguyuban. Dicarilah barang-barang itu (find object) yang sekarang masuk dalam karya seni instalasi saya," tutur Iwe Ramadhan.

Baca juga: Iwe Ramadhan, Seniman Muda Peraih 'Go Ahead Challenge 2016'

Selama dua bulan Iwe Ramadhan melakukan riset mendalam. Riset tersebut yang dinilainya berbeda dari penelitian bagi karya-karya sebelumnya. "Yang sekarang saya merasa lebih mendalam, nggak hanya dari Google."

Dalam karya seni instalasi 'Nautical Oddisey 2', Iwe Ramadhan tidak hanya menampilkan find object yang didapatnya dari kawasan Kulon Progo. Tapi dia juga menggambarkan peta daerah pesisir. Benda-benda itu pun diolah Iwe Ramadhan melalui sistem sambung-tempel sehingga membentuk narasi baru.

Simak artikel berikutnya tentang pengalaman residensi Iwe Ramadhan di Belanda! (tia/doc)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads