Kritik pada 'Suicide Squad' Jadi Simbol DC Punya Banyak Pekerjaan Rumah

Spotlight!

Kritik pada 'Suicide Squad' Jadi Simbol DC Punya Banyak Pekerjaan Rumah

Devy Octafiani - detikHot
Kamis, 11 Agu 2016 08:11 WIB
Kritik pada Suicide Squad Jadi Simbol DC Punya Banyak Pekerjaan Rumah
Foto: YouTube Warner Bros Pictures
Jakarta - 'Suicide Squad' boleh saja menjadi hit lewat raupan pendapatan yang fantastis sejak rilis belum lama ini. Di minggu pertama, film tersebut berhasil meraup pendapatan hingga $267 juta dari debutnya secara domestik maupun global.

Namun secara kualitas, kritik tak bisa dibendung. Lewat 'Suicide Squad', DC dianggap masih perlu bekerja keras untuk mengejar ketertinggalanya. Terutama dari perusahaan komik pesaingnya, Marvel.

Serangkaian kritik menilai 'Suicide Squad' tak sebagus poster maupun trailer yang ditunjukkan. Variety menulis filmnya menunjukkan banyak lubang, ditambah narasi cerita yang berloncat-loncat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun poster dan trailernya patut diacungi jempol. Hal itu yang diyakini memancing publik untuk berbondong-bondong datang ke bioskop.

Setelah 'Batman v Superman', 'Suicide Squad' menjadi proyek yang diarahkan Warner Bros untuk secara berkala memfilmkan kisah dari komik ke layar lebar. Akan ada aksi solo 'Wonder Woman' yang akan dirilis DC bersama Warner Bros selanjutnya.

Diikuti 'Justice League' yang dijadwalkan tayang di bulan November 2017. Warner Bros juga telah menandatangani kontrak untuk merilis 'The Flash' juga 'Aquaman' yang akan ditangani sutradara James Wan.

Ada pepatah yang kini menempel pada DC. Yakni kita bisa menipu banyak orang dalam suatu waktu, atau menipu beberapa orang dalam waktu yang lama. Tapi kita tak bisa menipu semua orang dalam jangka waktu yang panjang.

Bercermin dari 'Suicide Squad', kesuksesan tak cuma mengacu pada besarnya pendapatan yang diperoleh. Setidaknya DC masih memiliki pekerjaan rumah untuk bisa memacu kualitas filmnya dari segi cerita.

Setidaknya orang tak hanya mengenal DC lewat Batman dan Superman, atau Wonder Woman. Namun karakter lain seperti Shazam atau Cyborg dapat membuat publik mau mengantri di bioskop untuk menyaksikan mereka jika dijadikan kisah spin-off. (doc/tia)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads