'Boyhood' Berpeluang Besar Raih Film Terbaik Oscar

Prediksi Academy Awards 2015

'Boyhood' Berpeluang Besar Raih Film Terbaik Oscar

- detikHot
Rabu, 21 Jan 2015 11:43 WIB
Boyhood Berpeluang Besar Raih Film Terbaik Oscar
Jakarta -

Sejauh ini film arahan sutradara Richard Linklater sudah meraih piala di berbagai ajang penghargaan bergengsi atas kerja keras dan ketelatenannya selama 12 tahun memproduksi 'Boyhood'. Dengan alur yang lambat namun cermat pada detail karakter, film ini terasa sebagai 'film kelas festival', dan berpeluang besar menang Oscar.

Dari sudut pandang marketing, 'Boyhood' mungkin memiliki daya tarik kecil untuk penonton awam ketika melihat posternya. Seorang anak kecil yang tak terlalu terkenal, tengah tidur telentang di atas rumput yang hijau.

Nama Ethan Hawke mungkin bak sinar kecil yang berkilau, dan tulisan besar 'A Moving 12 Year Epic' di bagian atas seolah membuat calon penonton berhenti sesaat untuk berusaha mencarai tahu: Ini film tentang apa?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sutradara Richard Linklater memulai 8 babak kehidupan Mason Evans, Jr. (Ellar Coltrane) pada 2002 saat Mason berusia 6 tahun. Mason hidup bersama ibunya Olivia (Patricia Arquette) dan kakak perempuan yang iseng dan cerewet Samantha (Lorelei Linklater). Ayahnya Mason Sr.(Ethan Hwake) telah tinggal terpisah setelah bercerai, namun tetap mengunjunginya tiap akhir pekan.



Linklater mengajak penonton untuk terikat dengan kehidupan Mason. Bagaimana bocah itu melewati hari-harinya ketika sang ibu menikah lagi dengan dosen yang ternyata alkoholik, melewati masa remaja dengan murung, berakhir pekan seru dengan ayahnya, hingga bersimpati pada perjuangan dan kemalangan yang dialami Olivia dalam percintaan.

BACA JUGA: Ini Penampakan Daniel Radcliffe dengan Tim Pesulap 'Now You See Me 2'

Hampir semua fase kehidupan penting Mason hingga beranjak dewasa dilewati satu per satu dengan telaten oleh Linklater dengan aktor-aktor yang sama selama 12 tahun.

Selain pertumbuhan fisik dan emosional para karakternya, Linklater juga tak melupakan perubahan trend, gadget hingga game yang dimainkan Mason.



Jika menengok dua tahun ke belakang, pemenang Film Terbaik Oscar mungkin bukan film-film yang memiliki pendapatan bombastis di box office, tetapi cerita film itu bisa menyentuh penonton, apalagi berkaitan dengan sejarah.

Tahun lalu ada '12 Years A Slave' yang bercerita tentang perbudakan kulit hitam, 'Argo' yang menjadi pemenang di tahun sebelumnya, menceritakan kesuksesan CIA menyelinap masuk Iran dalam misi penjemputan para staf Kedutaan AS di Iran, saat negara tersebut mengalami gejolak politik.

Tahun ini ada tujuh film lain yang menjadi saingan 'Boyhood', yakni 'American Sniper', 'The Grand Budapest Hotel', 'The Imitation Game', 'Selma', 'The Theory of Everything' dan 'Whiplash'. Film-film tersebut adalah saingan berat yang memiliki peluang besar untuk menang.

'American Sniper' yang diarahkan sutradara kawakan Clint Eastwood mengangkat tokoh patriot Amerika Chris Kyle, 'The Imitation Game' menampilkan tokoh Alan Turing sang pemecah kode rahasia Jerman saat perang. 'Selma' juga memiliki muatan sejarah yang berkaitan dengan Martin Luther King Jr, dan 'Theory of Everything' mengangkat tokoh fisikawan Stephen Hawking dengan akting memukau dari Eddie Redmayne.

BACA JUGA: Tom Hardy Keluar dari 'Suicide Squad' karena Skenario

Tapi, jika melihat reputasinya di Golden Globe dan penghargaan bergengsi lain dengan film yang masuk nominasi, mungkin 'Boyhood' sedikit lebih berpeluang. Film ini memenangkan tiga kategori penting Best Motion Picture – Drama, Best Director, dan Best Supporting Actress dari lima nominasi Golden Globe. Sementara di Academy Awards kali ini, 'Boyhood' mendapatkan enam nominasi termasuk Best Picture, Best Director, dan kategori akting untuk Arquette dan Hawke.

Namun ajang Academy Awards juga selalu menampilkan kejutan. Bagaimana dengan prediksi Anda?

(ich/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads