"Karakterku namanya Tala. Dia datang ke Hong Kong buat rawat ibunya yang sakit, dia nggak punya uang juga untuk kasih pengobatan ibunya, makanya dia belajar jadi pencopet," jelas Tatjana kepada detikHOT.
Tala diceritakan sebagai orang yang sudah 2 tahun tinggal di Hong Kong. Jadi, dua hari sebelum syuting dimulai, Tatjana sudah melakukan observasi mengamati karakter penduduk setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berperan sebagai gadis pencopet, Tatjan tak dituntut untuk menonjolkan karakter tomboi. Keahlian dalam mengambl dompet korbannya juga tak membutuhkan teknik khusus.
"Nggak ada belajar sama sekali, langsung di set aja. Emang sih lebih kerjasama sama Al, 'Taruh dompet di sini, kamu ceritanya minta foto sama aku, jadi bisa lebih lama dan aku gampang ambil dompetnya. Something like that," terang Tatjana.
Bagi aktris yang sebelumnya membintangi "Crazy Love' dan 'Get M4rried' itu, Tala merupakan sosok cewek yang mandiri dan dewasa. "Dibilang tomboy ya nggak juga, mungkin karena dia ada di situasi di mana dia harus bekerja seperti itu, akhirnya jadi cewek yang lebih independen," lanjutnya.
Selama syuting di Hong Kong, Tatjana mengaku menikmati prosesnya, meskipun ia mengakui bahwa energinya lebih terkuras. Sementara proses membangun chemistry bersama Al dilakukan saat reading.
"Itu penting. Akting, oke natural, tapi kalau kita lihat aktor-aktor, banyak latihan hingga penyampaian dialognya enak," lanjut Tatjana.
Dalam artikel selanjutnya, Tatjana mengatakan bahwa ia harus memotong rambutnya yang lurus agar lebih sesuai dengan karakter yang diperankan. Simak terus Spotlight detikHOT!
(ich/ron)











































