Pantia penyelenggara Q Film Festival sendiri sepertinya tidak ingin acaranya terlalu diangkat media. Mereka lebih memilih menggunakan social media seperti Twitter untuk mempromosikannya.
Tahun lalu, protes terhadap festival film bertema gay dan lesbian itu bahkan berlanjut ke ranah hukum. Front Pembela Islam (FPI) melaporkan penyelenggara festival yang bertujuan untuk mengkampanyekan HAM dan pencegahan penyebaran HIV/AIDS itu ke polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini, Q Film Festival memasuki tahun ke-10. Selama penyelenggaraannya, festival nirlaba itu telah memutar lebih dari 800 judul film yang dihadiri oleh sekitar 160 ribu penonton. Untuk memperluas jangkauannya, sejak beberapa tahun lalu Q Film Festival mulai diputar di lebih dari 10 kota di Indonesia.
Selain pemutaran film, festival tersebut juga mengadakan berbagai program lain seperti pameran seni rupa, penerbitan buku, dan workshop film. Q Film Festival akan berakhir Sabtu (8/10/2011) besok.
(ich/mmu)











































