'Save Our JIFFest!'

'Save Our JIFFest!'

- detikHot
Kamis, 14 Okt 2010 13:59 WIB
Save Our JIFFest!
Jakarta - Menbudpar Jero Wacik sempat menyatakan industri film Indonesia sedang mengalami kemajuan saat ini. Namun, di tengah kemajuan itu, salah satu festival film bergengsi di Indonesia, Jakarta International Film Festival (JIFFest) malah terancam batal penyelenggaraannya.

Panitia penyelenggara JIFFest 2010 saat ini tengah menghadapi masalah pendanaan. Mereka baru mendapatkan setengah dari total dana yang dibutuhkan untuk penyelengaraan yaitu sekitar Rp 2 miliar. Padahal, festival itu dijadwalkan akan digelar pada 27 November hingga 3 Desember.

"Kalau memang tidak terkumpul dengan berat hati harus menunda hingga tahun depan," ujar pendiri JIFFest Shanty Harmayn dalam acara jumpa pers 'Save Our JIFFest!' di Galeri Cipta 3, TIM, Jakarta Pusat, Kamis (14/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Shanty mengungkapkan, pihaknya tidak bisa lagi mengandalkan sponsor asing seperti yang telah dilakukan selama ini. Mereka pun berharap pemerintah mau turun tangan untuk menyelamatkan salah satu festival film terbesar di Asia Tenggara itu.

"Mau tidak mau pemerintah seharusnya investasi di sini. Dan kita harus melihat ketika JIFFest atapun festival lainnya yang masuk agenda kultural seharusnya juga menjadi agenda pemerintah," jelas Shanty.

Shanty mengakui penyelenggaraan JIFFest selama ini kurang mendapat dukungan dari pemerintah. Pemerintah hanya pernah mengucurkan dana pada 2005 lalu.

"Dari Menbudpar masih nol rupiah. Paling tinggi kita pernah pada 2005 dari pemerintah, Rp 1,2 miliar dari Pemda. Itu pun sudah sangat susah," ucapnya.

Selain dari pemerintah, panitia JIFFest sangat menaruh harapan dari masyarakat, terutama pencinta film. Mereka bersedia menerima sumbangan dalam bentuk apa pun.

"Tujuan kita walau ada badai JIFFest harus tetap selalu ada. Setelah 11 tahun berjuang, kita butuh bantuan kalian," pungkasnya.

JiFFest pertama kali digelar pada 1999, dan tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ke-12. (hkm/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads