"Apanya yang harus dikoreksi? Kalau kemudian diboikot, saya jadi bingung. Kenapa pada saat saya membuat sesuatu yang benar kok malah diboikot. Saya tidak menjelek-jelekkan agama Islam kok," kata Hanung dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (6/2/2009).
'Perempuan Berkalung Sorban' menceritakan perlawanan Anissa, seorang santriwati terhadap pengekangan perempuan di pesantren. Dalam film itu, Annisa berkata Islam tidak adil terhadap perempuan. Film itu menampilkan diskriminasi terhadap perempuan yang dilakukan ulama dengan dalih agama, seperti perempuan tidak boleh jadi pemimpin, perempuan tidak boleh naik kuda, perempuan tidak perlu berpendapat dan perempuan tidak boleh keluar rumah tanpa disertai muhrimnya. Setting film ini rentang tahun 1980-an hingga 1998.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































