"Produser film Indonesia harusnya ngikutin dong film-film Thailand, walaupun idenya untuk komersil tapi mereka bisa tetap berkualitas filmnya," ujar Joko ketika ditemui di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2008).
Menurut Joko mengincar keuntungan finansial lewat film-film yang diproduksi sah-sah saja. Tetapi unsur kualitas cerita, pengambilan gambar atau penokohan karakter juga tidak boleh dilupakan. Dan hal itu yang menurut sutradara film 'Janji Joni' tersebut sering dikesampingkan banyak produser di Indonesia.
Joko pun meyakini jika film Indonesia hanya berkutat di cerita-cerita seputar horor saja, maka tinggal menunggu waktu untuk ditinggalkan para penontonnya. "Kalau film kita cuman horor-horor aja, percaya deh, orang nanti bakal males ke bisoskop," pungkas pria berkacamata itu. (fjr/eny)











































