Jennifer belum lama ini diwawancara oleh Stephen Colbert dan bicara soal kesibukannya. Aktris berusia 25 tahun itu mengaku kelelahan dan membandingkan keadaannya dengan Lindsay dan kebiasaan mabuknya.
"Aku kelelahan, hampir berada di taraf Lindsay Lohan, tapi tanpa obat-obatan atau alkohol. Aku selalu tidur lebih awal, tapi masih saja kelelahan," ungkap Jennifer dikutip dari E! Online, Rabu (16/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku kecewa karena Jennifer Lawrence bicara negatif soal putriku," kicaunya.
Baca juga: Tampil Perdana di Vogue, Kylie Jenner Cantik Tanpa Make Up
Senada dengan sang ibu, adik Lindsay, Aliana, pun ikut mengungkapkan kekecewaannya. "Aku tak pernah mau berpikiran negatif, tapi aku membela keluargaku. Aku sangat kecewa pada Jennifer Lawrence. Kau kehilangan satu penggemar," tegasnya.
Mendapatkan dukungan dari keluarga membuat Lindsay berani berbicara. Aktris berusia 29 tahun itu pun merespons ucapan Jennifer dengan sebuah kutipan dari puisi Maya Angelou. "You may shoot me with your words, you may cut me with your eyes, you may kill me with your hatefulness. But still, like air, I'll rise," demikian bunyi kutipan tersebut.
"Terima kasih Aliana. Mungkin orang yang kau maksud harus bisa belajar untuk memberi dukungan pada orang lain seperti Maya Angelou," kicau Lindsay.
Lindsay Lohan memang memiliki masa lalu yang buruk karena ketergantungannya pada alkohol dan obat-obatan terlarang. Ia telah berkali-kali keluar masuk tempat rehabilitasi karena kebiasaan buruknya tersebut. Antara 2010-2013, aktris 'Herbie: Fully Loaded' itu telah tiga kali dirawat di pusat rehabilitasi dan beberapa kali terjerat masalah hukum dan pelanggaran masa hukuman percobaan. (dal/mmu)











































