Skandal Seks Bill Cosby Berimbas pada Pameran Seni Afrika-Amerika di New York

Skandal Seks Bill Cosby Berimbas pada Pameran Seni Afrika-Amerika di New York

Tia Agnes Astuti - detikHot
Selasa, 28 Jul 2015 10:46 WIB
Skandal Seks Bill Cosby Berimbas pada Pameran Seni Afrika-Amerika di New York
Dok.VOA
Jakarta - The Smithsonian Museum of African Art di Washington menolak menutup pameran karya seni Afrika-Amerika sebagaimana dituntut oleh publik. Tuntutan itu didesakkan akibat dari adanya skandal pelecehan seksual yang dituduhkan kepada Bill Cosby.

Eksibisi bertajuk 'Conversations' itu menampilkan 109 karya seni Afrika koleksi museum dan 62 koleksi dari Bill dan istrinya Camille. Termasuk sejumlah selimut yang dibuat oleh seniman Afro-Amerika tersebut.

"Selimut menceritakan kisah hidup, memori, dan hubungan keluarga," ujar kolektor seni 'Conversations' Jean Steele, seperti dilansir dari VOA, Selasa (28/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: 'Si Ratu Kriminal' Terlaris di Amrik Tutup Usia

Menanggapi skandal tersebut, Steele mengungkapkan agar para pengunjung tak perlu khawatir. "Saya pikir, mereka tidak perlu khawatir tentang skandal yang terlalu banyak. Pameran seni ini terpisah dari urusan pribadi Cosby," katanya lagi.

Menurut The Associated Press, pihak museum telah menerima sekitar 35 email dengan permintaan penutupan. Beberapa email berisi ancaman untuk menarik anggota dan sumbangan.

Namun, museum menolak menutupnya. "Pameran ini tentang seni Afrika-Amerika bukan tentang Cosby. Pengunjung dipersilakan untuk berkomentar di buku tamu," kata Steele.

Seorang pengunjung asal Dubai, Anna Valerie mengatakan pamera tersebut mewakili perjuangan dan rasa sakit dari seluruh bangsa Afrika. Eksibisi dari 9 November 2014 ini tetap dipamerkan sampai 24 Januari 2016.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads