Tiga Lokasi Bawah Laut Akan Dipasangi Instalasi Terumbu Karang Teguh Ostenrik

Tiga Lokasi Bawah Laut Akan Dipasangi Instalasi Terumbu Karang Teguh Ostenrik

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 05 Jun 2015 16:32 WIB
Tiga Lokasi Bawah Laut Akan Dipasangi Instalasi Terumbu Karang Teguh Ostenrik
Dok.Teguh Ostenrik/ Facebook
Jakarta - Seniman Teguh Ostenrik tengah menyelesaikan Patung Yesus berjudul 'Corpus Christi' di sebuah gereja di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur. Setelah patung tersebut dipasang, ia sudah merencanakan akan mengembangkan karya seni lainnya.

Berjudul 'Domus Sepiae', karya seni instalasi terumbu karang di bawah laut tersebut menjadi pembicaraan berbagai media nasional dan internasional. Nantinya, ia sudah memilih ada tiga lokasi.

"Ada tiga lokasi yang sudah diriset dan dipilihkan untuk dipasangi instalasi terumbu karang yang saya kira sangat urgen," katanya kepada detikHOT, belum lama ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketiga tempat tersebut adalah Pulau Sepa dan Pulau Pelangi di Kepulauan Seribu. Serta laut di sekitar Batam. "Terumbu karangnya sudah tragis dan harus segera diperbaiki tapi masih ada persoalan lainnya," lanjutnya.

Baca Juga: Teater Garasi Siapkan Pentas 'Yang Fana adalah Waktu.Kita Abadi'

Di karya sebelumnya yang dipasang di Pantai Sengigi, Lombok Barat Teguh dibantu oleh Gili Eco Trust, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada penyelamatan terumbu karang. Dengan menggunakan teknologi biorock, ia berhasil membuat rumah bagi tumbuhnya terumbu karang.

Biorock adalah teknologi yang mampu membuat terumbu karang tumbuh lebih cepat dan teknologinya tersebut merupakan cara paling tepat untuk merestorasi terumbu karang. Kini sudah ada 110 struktur biorock yang terdapat di Kepulauan Gili dan Lombok. Struktur tersebut dibangun dengan berbagai macam bentuk yang menyerupai hewan laut seperti lumba-lumba, cumi-cumi, dan kura-kura

"Karena hampir 70 persen oskigen yang dihirup kita ini berasal dari terumbu karang bukan daun-daunan pepohonan. Dari 80 ribu kilometer terumbu karang, sekarang hanya sisa 6 persen," ucap Teguh.

Namun, proses pengembangan instalasi terumbu karang tersebut dinilai Teguh masih akan melalui proses jangka panjang. "Mudah-mudahan ada donatur secepatnya, karena proyek instalasi ini tidak sedikit," tuturnya.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads