Mengenang 5 Musisi Dunia yang Telah Tiada

Momen Musik 30 April

Mengenang 5 Musisi Dunia yang Telah Tiada

- detikHot
Kamis, 30 Apr 2015 11:40 WIB
Mengenang 5 Musisi Dunia yang Telah Tiada
Jakarta - Setiap harinya, mungkin saja menjadi hari terakhir seorang musisi atau pelaku industri musik lain di berbagai belahan dunia. Mulai dari musisi, produser, arranger, pengusaha perusahaan rekaman, hingga wartawan musik kenamaan.

Menurut penelusuran detikHOT, tepat pada 30 April ada delapan musisi bertalenta yang meninggal dunia sejak 1960-an sampai 2013 lalu. Untuk itu, detikHOT akan memperingati para seniman hebat yang sudah berpulang hari ini. Siapa saja mereka?

Richard Faria

Dari daftar detikHOT, musisi pertama yang meninggal dunia adalah Richard FariΓ±a. Penyanyi folk asal Amerika Serikat itu meninggal dunia pada tahun 1966 dalam usia sangat muda, 29 tahun. Farina meninggal tepat di malam perayaan perilisan novel berjudul 'Been Down So Long It Looks Like Up to Me'.

Farina mengalami kecelakaan lalu lintas bersama seseorang yang baru dia kenal saat pesta. Penyanyi yang terkenal lewat-lewat lagu bernapas politis itu meninggal seketika di kursi boncengan. Pengendaranya sendiri bertahan hidup.

Tidak ada catatan resmi berapa jumlah album yang dirilisnya, tapi teman dekat Bob Dylan itu punya beberapa hits seperti 'Pack Up Your Sorrows', 'Birmingham Sunday' dan 'Reno Nevada'.

Lester Bangs

(Getty Images)
Leslie Conway Bangs atau dikenal dengan nama Lester Bang adalah wartawan musik kenamaan yang mendapat gelar 'America's Greatest Rock Critic'. Kariernya melesat bersama dua majalah musik Creem dan Rolling Stone. Kritik pertamanya di majalah Rolling Stone ditujukan pada grup musik rock MC5, berlanjut pada Black Sabbath hingga kematian Janis Joplin.

Pindah ke Creem, Lester semakin ditakuti banyak musisi. Dari Alice Cooper, David Bowie, Blondie, Motorhead, Kiss sampai mendiang Lou Redd menjadi objek kritikannya.

Tidak hanya ada di belakang layar, Lester juga aktif merekam materi musiknya. Tahun 1979, Lester bersama rekananya Peter Laughner, merilis debut single berjudul 'Let It Blurt/Live'. Berselang beberapa waktu, Lester merilis album bertajuk 'Jook Savages on the Brazo' dengan namaΒ  Lester Bangs and the Delinquents. Kabarnya, Lester juga sempat melahirkan album bersama salah satu keluarga Ramone, Joey Ramone di tahun 1981.

Sayang, pada tahun 1982 di usia 33 tahun, Lester meninggal karena overdosis.

Muddy Waters

(Getty Images)
Satu tahun setelah kematian Lester Bangs, dunia musik kembali kehilangan salah satu orang berbakatnya yang lain. Dia disebut bapak dari musik blues di Amerika Serikat, namanya Muddy Waters. Musisi bernama asli McKinley Morganfield kelahiran 1913 itu berakarier sejak usia 17 tahun dan akhirnya dipaksa pensiun oleh pada 1983.

Muddy Waters meninggal dunia pada usia 70 tahun karena penyakit jantung. Pelantun hits 'I'm Ready' itu meninggal dalam tidurnya di rumah.

Tidak perlu banyak penjelasan untuk menggambarkan sosok Muddy Waters, B.B. King pun menaruh hormat kepadanya. "It's going to be years and years before most people realize how greatly he contributed to American music," tutur King kala itu.

13 album dirilis Waters sejak 1960-1981. Enam kali piala gromofon Grammy Awards diterima Waters dengan gelar 'Best Ethnic or Traditional Folk Recording'. Ajang The Blues Foundation Awards juga memberi Waters lima piala. Muddy Waters dilantik ke tiga lembaga musik, yaitu Blues Foundation Hall of Fame (1980), Rock and Roll Hall of Fame (1987) dan Grammy Lifetime Achievement Award (1992). Bahkan dirinya juga diabadikan dalam perangko sejak 1994.

Darrell Sweet

(Getty Images)
Berikutnya ada drummer band hard rock kawakan Nazareth, Darrell Sweet. Bersama Dan McCafferty, Manny Charlton dan Pete Agnew, Darrell mendirikan Nazareth tahun 1968. Sampai tiba pada 1999, Darrell mengalami serangan jantung ketika band pelantun hits 'Love Hurts' itu sedang menjalani konser tur.

Ketika baru sampai ke lokasi konser, tiba-tiba saja Darrell merasa tidak enak badan dan tak lama serangan itu terjadi. Darrell yang saat itu berusia 51 tahun dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Bersama Nazareth, Darrell sukses melahirkan kurang lebih 20 album sejak 1971 sampai 1998. Darrell sukses membuat standar tinggi sebagai kualitas band hard rock ataupun metal hingga hari ini. Posisi di band kemudian digantikan oleh anak dari Pete Agnew, Lee Agnew sampai hari ini.

Earl King

(Getty Images)
Hari ini, 30 April juga menjadi hari berkabungnya industri musik dunia karena kepergian musisi blues Earl King. Bernama asli Earl Silas Johnson IV, musisi kelahiran 1934 itu meninggal dunia pada tahun 2003 di usia 69 tahun. Hanya satu minggu sebelum dirinya tampil menjadi penampil utama di New Orleans Jazz & Heritage Festival.

Earl King meninggal karena komplikasi diabetes yang dideritanya sejak lama. King tercatat sudah bolak-balik ke rumah sakit sejak tahun 2001. Namun seakan tak peduli, pelantun 'Those Lonely Lonely Nights' itu masih terus tampil.

King pertama kali merilis album tahun 1977 dengan judul 'That Good Old New Orleans Rock 'n Roll (Sonet)'. Padahal, 20 tahun sebelumnya, King sudah sibuk merilis single demi single serta membantu banyak musisi di studio rekaman. Lima album studio dan lima album kompilasi sampai 2006 berhasil dirilis. King juga mempunyai perusahaan rekaman bernama Black Top Records.

Masih di tanggal yang sama, penyanyi folk perempuan yang juga anggota badn The Platters, Zola Taylor juga meninggal dunia. Zola meninggal pada 2007 di usia 69 tahun. Selain itu ada juga musisi musikal Deanna Durbin (1921) yang meinggila dunia di usia 93 tahun pada 2013 lalu.
Halaman 2 dari 6
(mif/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads