Hot Review

Those Who Wish Me Dead: Aksi Kejar-Kejaran yang Mengasyikkan

Candra Aditya - detikHot
Sabtu, 22 Mei 2021 18:52 WIB
Those Who Wish Me Dead
Angelina Jolie dalam Those Who Wish Me Dead / Foto: (dok. HBO Max)
Jakarta -

Hannah Faber (Angelina Jolie) tidak bisa berhenti membayangkan kebakaran beberapa waktu silam yang membuat anak-anak kecil yang meminta bantuannya dimakan api. Hannah bertanggung jawab untuk melakukan evakuasi dan dia salah untuk menghitung arah angin. Penyesalan ini menggerogotinya, membuat hidupnya tidak tenang.

Sementara itu Owen Casserly (Jake Weber), seorang forensic accountant, melihat kasus kebakaran di berita dan ia percaya siapapun yang melakukan kejahatan itu akan mengejarnya. Ia bersama anaknya, Connor (Finn Little), langsung menyiapkan diri untuk kabur sebelum penjahat-penjahat itu sampai ke mereka. Sementara ini, Owen memilih untuk pergi ke tempat adik iparnya, Ethan Swayer (Jon Bernthal).

Those Who Wish Me DeadThose Who Wish Me Dead Foto: (dok. HBO Max)

Owen sebenarnya tidak paranoid. Memang benar ada dua pembunuh berdarah dingin, Patrick (Nicholas Hoult) dan Jack (Aidan Gillen) yang mendapatkan perintah dari bos mereka untuk membunuh siapa saja yang bisa membocorkan kasus korupsi mereka. Setelah tahu bahwa target mereka melarikan diri, Patrick dan Jack bergegas mengejar bapak-anak ini. Dan mereka berhasil menemukan Owen dan membunuhnya.

Connor yang masih anak-anak mendapatkan perintah untuk terus berlari dan melaporkan rahasia bapaknya ke jurnalis. Dalam perjalanannya, dia bertemu dengan Hannah. Keduanya akhirnya bersatu sementara dua pembunuh berdarah dingin di belakang mereka terus mengejar mereka dan melakukan segala cara untuk membunuh mereka.

Those Who Wish Me Dead adalah thriller yang langsung mengingatkan saya terhadap thriller-thriller yang rilis pada dekade 90-an. Film ini dan thriller-thriller tersebut memiliki beberapa kesamaan seperti sebuah plot yang sederhana dan straight-to-the-point. Tidak banyak subplot yang membuat bingung.

Dan yang kedua adalah film ini menggunakan bintang terkenal untuk menarik penontonnya. Zaman sekarang jarang sekali film Hollywood yang menggunakan artis terkenal sebagai daya tarik utamanya. Di dekade 90-an, star power masih berlaku untuk menarik penonton. Dan sejujurnya gambling ini berhasil.

Angelina Jolie sudah lama sekali tidak menampakkan dirinya di layar perak. Dan aksinya dalam film ini lumayan memorable. Ia tidak hanya meyakinkan sebagai smokejumper tapi ia berhasil menampilkan penyesalan, kegalauan dan kerisauan hatinya tanpa banyak bicara. Dan ketika film ini membutuhkan Angelina Jolie pamer kesaktian fisiknya, ia dapat memberikan itu tanpa banyak usaha.

Chemistry-nya dengan pemeran Connor, Finn Little, juga terjaga dengan baik sehingga sebagai penonton saya bisa merasakan bond mereka.

Those Who Wish Me DeadThose Who Wish Me Dead Foto: (dok. HBO Max)

Dibandingkan dengan karya-karya Taylor Sheridan lain (Sicario, Hell or High Water dan tentu saja Wind River yang sangat fenomenal), Those Who Wish Me Dead mungkin tidak semenohok karya-karyanya sebelumnya. Tapi film ini tetap menawarkan ketegangan yang apik sehingga 100 menit berlalu begitu saja tanpa terasa.

Skrip yang ditulis oleh Michael Koryta, Charless Leavitt dan Sheridan sendiri (diadaptasi dari novel dengan judul sama karya Koryta) lumayan efektif dalam menggambarkan hubungan antar karakter. Walaupun secara plot film ini tidak spesial tapi berkat skrip yang lumayan cerdas film ini berhasil memberikan ketegangan lewat keputusan-keputusan karakternya yang unik.

Sheridan tidak hanya berhasil mengarahkan Jolie dan Little. Ia juga berhasil membuat supporting character-nya mempunyai makna. Jon Bernthal disini terasa sangat kharismatik. Medina Senghore yang kebagian jatah sebagai istrinya, Allison Sawyer, ternyata juga memberikan kejutan yang tidak terduga.

Sementara itu Nicholas Hoult dan Aidan Gillen yang kebagian jatah sebagai main villain juga tidak mengecewakan. Mereka berdua sukses untuk membuat saya mencengkeram kursi bioskop erat-erat.

Dengan ketegangan yang tertata rapi dan presentasi teknis yang mumpuni (visual dari sinematografer Ben Richardson patut diberi pujian), Those Who Wish Me Dead adalah sebuah thriller yang tidak bisa Anda lewatkan. Jika Anda kangen dengan aksi Angelina Jolie yang selalu mempesona, film ini jelas tidak bisa Anda lewatkan.

Those Who Wish Me DeadThose Who Wish Me Dead Foto: (dok. HBO Max)

Dan kalau Anda kangen dengan thriller jadul yang selalu seru, film ini adalah pengobat rindu tersebut. Those Who Wish Me Dead mungkin tidak luar biasa bombastis tapi sebagai sebuah hiburan film ini adalah entertainment yang sangat memuaskan.

Those Who Wish Me Dead dapat disaksikan di seluruh jaringan bioskop

Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.



Simak Video "Sadis Berdarah-darah, Spiral Debut di Puncak Box Office"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/doc)