Son of the Mask: Mask yang Maksa
Rabu, 04 Mei 2005 15:04 WIB
Jakarta - Hampir 10 tahun setelah "The Mask" seri pertama, sekuelnya film tersebut kini hadir. Untuk yang nggak terlalu suka film 'aneh' sebaiknya bawa topeng penyelamat.Nggak berbeda dengan film pertamanya yang diperankan oleh Jim Carrey, "The Mask" tetap berkisah tentang sebuah topeng misterius. Topeng yang jauh dari kesan indah itu menyimpang energi gaib yang membuat pemakainya berlaku aneh. Jika di seri sebelumnya Stanleyy Ipkis (Jim Carrey) yang menjadi korban kali ini adalah seorang kartunis, Tim Avery yang kena getahnya. Tanpa sengaja anjing, Otis, Tim memungut topeng tersebut dari pinggir sungai. Topeng tersebut mulai beraksi ketika Tim menghadiri pesta Haloween kantornya. Karena topeng milik Tim rusak, sang istri Tonya menyarankan Tim untuk memakai topeng yang diam-diam memiliki kekuatan gaib itu. Efek pertama film tersebut tak terlampu buruk, Tim menjadi bintang pesta. Sepulangnya dari pesta, masih dibawah pengaruh topeng, Tim berhubungan intim dengan istrinya. Hasilnya, sang istri pun hamil. Masalah mulai terjadi ketika sang anak lahir. Pada saat yang sama, Loki, dari 'dunia lain' yang digambarkan sebagai anak dewa Odin sedang diberi tugas mencari topeng kutukan tersebut. Topeng tersebut awalnya memang milik Loki yang digunakan untuk mencari perhatian sang ayah. Karena beberapa sebab topeng itu hilang dan kini berada di rumah Tim. Sutradara Lawrence Guterman yang menggarap film ini sebelumnya pernah dikenal lewat garapannya "Cats and Dog". Sedangkan bintang utama yang bermain di "Son of the Mask" semuanya berbeda dengan "The Mask" seri pertamanya. (fta/)











































