Secara keseluruhan, flow dari track ke track terasa sangat nyaman, seolah menyambung satu sama lain. Beat pada tiap track pun kurang lebih setipe. Mereka memulainya dengan "Celebrate" yang menggemaskan, lengkap dengan vokal falsetto Yukimi Nagano centil.
"High" merupakan track paling soulful yang pernah mereka karyakan. Nagano hadir dengan banyak desahan sensual, lalu nuansa laid back dan seksi yang dihadirkan bagai membuai kalbu. Bahkan untuk lagu yang sedikit ramai seperti "Strobe Light" dengan hingar binger elemen elektroniknya, tetap terdengar membuai dengan menyanyi yang membius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Don't Cry" bagaikan lantunan yang menyejukkan, namun dalam waktu bersamaan juga menghantui, lengkap dengan falset tinggi Nagano yang mendominasi. Mereka menutup Season High dengan track medium berdurasi & menit lebih, menyajikan konsep musik yang lebih mengawang dan unik, namun experience yang diberikan tidak sehalus dan segemulai track yang sudah-sudah, mengingat di akhir lagu mereka mendadak membombardir dengan bunyi-bunyian yang tetiba ramai dan membuat penutupan menjadi sedikit janggal.
Yarra Aristi pernah bekerja sebagai wartawan musik di dua majalah musik terkenal. Kini penyiar dan music director di sebuah stasiun radio swasta terkenal di Jakarta. (dar/dar)











































