Sesuai namanya, Years & Years memang butuh bertahun-tahun untuk membangun reputasi; mereka terbentuk pada 2010, namun ketika single ‘King’ dirilis dan diperdengarkan pertama kali di BBC Radio 1 pada awal 2015, waktu seakan berhenti berputar. Lagu ini begitu popular di kalangan anak muda, bahkan Billboard memasukkannya menjadi salah satu “Top 10 Songs of 2015 (So Far)” yang ditulis pada Juni lalu.
Kini, mereka merilis album debut studio berjudul ‘Communion’. Tidak ada sangkut pautnya dengan religius, kecuali salah satu track di dalamnya ada yang berjudul ‘Worship’. Di album ini, Years & Years menemukan cara untuk memperdengarkan synth-pop yang soulful dengan vocal R&B 90-an dan dentuman bass Flying Lotus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebanyakan Alex menulis lagu tentang cinta dan patah hati berdasarkan hubungan pribadinya. Rayuan pada ‘Take Shelter’, (If you wanna find something more / I’ll be the one to run for you) atau lagu patah hati seperti ‘Gold’, memberikan estetika tersendiri. ‘Foundation’ mengingatkan pada nuansa gelap yang dibangun oleh The Weeknd. Balada ‘Memo’ sebenarnya bisa jadi puncak yang mengharukan jika saja dinyanyikan falsetto Alex tanpa autotune.
Sisanya? Hanya berupa pengulangan tanpa variasi yang menonjol. ‘Communion’ sebenarnya bukan album yang buruk, tapi untuk ukuran BBC Sound of 2015, ekspektasi saya jauh melebihi ini.
Rendy Tsu (@rendytsu) saat ini bekerja sebagai Social Media & Content Strategist. Selain aktif sebagai penulis lepas, ia juga pernah menjadi Music Publicist di salah satu perusahaan rekaman terbesar di Indonesia.
(mmu/mmu)











































