Greg Kurstin (The Bee) adalah produser laris level Grammy Award yang pernah bekerja sama dengan artis sekaliber Kylie Minoque, Sia, Sophie Ellis-Bextor, hingga Beck. Ia seorang pria paruh baya yang langka. Mereka berdua seperti She & Him versi 60-an; bedanya hanya, mereka jarang tampil sebagai model sampul majalah.
Sejak album 'Interpreting the Masters, Vol. 1: A Tribute to Daryl Hall and John Oates' yang dirilis 5 tahun lalu, mereka belum merilis rekaman apapun. Tapi, tahun ini The Bird and The Bee kembali dengan 'Recreational Love' yang memberikan percampuran pada R&B, retro-pop, soul, hingga jazz yang menghibur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan single pertama 'Will You Dance' seperti dorongan karakter dengan synth dan bass rapat selagi George mengulang lirik "Whatcha gonna do" dan mengajak dansa seorang pria pemalu. 'Runaway' mengungkapkan hasrat nakal seorang wanita kepada pria yang lebih muda (I know I'm ambitious/But you're so delicious/I wish every day was Sadie Hawkins Day).
'Los Angeles' adalah jawaban dari pertanyaan yang sering dilontarkan oleh fans kepada George dan Kurstin tentang di mana mereka dibesarkan ("Stop asking me where I come from"), sekaligus sebagai bentuk pengabdian terhadap kota para malaikat tersebut. 'Weβre Coming to You' yang lebih murung dari biasanya memberikan ruang lain pada vokal George, dan lagu nina-bobok seperti 'Lovey Dovey' mengakhiri album ini dengan rasa puas.
'Recreational Love' tidak akan sempurna tanpa adanya ikatan persahabatan yang kuat antara βThe Birdβ dan βThe Beeβ. Mereka adalah duo apik yang saling melengkapi, kombinasi musikalitas yang serasi.
Rendy TsuΒ (@rendytsu) saat ini bekerja sebagai Social Media & Content Strategist. Selain aktif sebagai penulis lepas, ia juga pernah menjadi Music Publicist di salah satu perusahaan rekaman terbesar di Indonesia.
(mmu/mmu)











































