Awalnya, konsep seperti itu terdengar asing dan cenderung berisik. Namun, suka atau tidak suka, sebagian besar lagu mereka melekat di benak. 'Treats' (2010) sebagai album perkenalan memiliki hook-hook yang cukup cepat terekam di ingatan. Setelah itu, tahun lalu mereka merilis 'Reign of Terror' yang secara musikalitas terdengar lebih mantap dan ciamik.
Lantas, pada 'Bitter Rivals' ini nyanyian Krauss terdengar semakin pop dan menyenangkan. Lagu-lagu mereka tetap memiliki racun, salah satunya adalah sebuah track berjudul '24'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Sing Like Wire' mungkin track paling ribut yang ada di album ini. Namun, kombinasi antara bagian song yang genit dan pop-ish terpadu sempurna dengan refrain yang menghajar telinga dengan hujan synth dan distorsi, serta teriakan ala gadis remaja yang penuh semangat.
Sekali lagi, lewat lagu yang menjadi judul album, Anda akan berpikir tanpa mampu menentukan apakah Anda suka atau tidak. Selesai mendengarkan lagu ini, Anda masih akan ragu-ragu apakah akan menjadikan album ini favorit atau tidak. Semua adalah pilihan Anda. Namun, saya yakin hati kecil Anda akan berkata bahwa album ini pasti akan menjadi salah satu album yang akan Anda putar ulang terus-menerus.
Yarra Aristi pernah bekerja sebagai wartawan musik di dua majalah musik terkenal. Kini penyiar dan music director di sebuah stasiun radio swasta terkenal di Jakarta
(mmu/mmu)











































