Masih ingat lagu-lagu pertama yang dirilis band asal Yogyakarta itu? Nuansa santai selalu disuguhkan mereka. Hal itu sudah diberikan Letto sejak album ketiganya, 'Lettologica'. Kali ini mereka memantapkan hal tersebut.
Menurut penuturan para personel Letto sendiri, secara sound tak ada yang baru di album ini. Begitu pula dengan proses penggarapannya. Hanya saja, lagu-lagu mereka semuanya baru dan segar. Masih ingin dimanjakan dengan kata-kata cinta menyayat hati? Yuk, kita bedah album ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam duka, kupercaya. Kau kan bisa, menemani dengan cinta.
'Yang Kusebut Sayang' akan jadi single kedua. Lagu ini lebih nge-beat dari yang lain. Suara gendang terdengar di awal lagu, membuat nyaman telinga. Iringan string dan piano masih dominan.
Hidup terlalu singkat untuk tak berbuat
Hidup terlalu singkat untuk tak berubah
Mataku pun terbuka, dan jiwa pun bicara
Hidup terlalu singkat untuk tak berbuat
Tanpamu ku tercekat / ku tersendat
Ku harus berbuat...
Para personel Letto lebih bermain-main di lagu 'Seandainya'. Sebenarnya lagu itu bercerita tentang kehilangan kekasih yang direbut sang sahabat. Namun kemasannya sungguh ceria.
Ketika pecinta musik mendengarkan satu album penuh, lagu 'Tapi Saat' tak pernah gagal mencuri perhatian. Begitu juga dengan 'Du Du Rindu' dan 'Menyambut Janji'.
Secara keseluruhan memang tak banyak suara baru yang dimasukkan dalam album ini dibanding sebelumnya. Tapi tidak bagi Anda yang mendengarkan musik untuk mencari ketenangan. Mencari damai dan cinta yang indah.
Sungguh, Anda tak perlu jingkrak-jingkrak. Album ini juga cocok untuk menemani Anda bergalau ria, menggali hati sendiri dan mencari tahu apa yang sesungguhnya ingin Anda lakukan dengan hidup.
Tracklist album 'Cinta ...Bersabarlah' Letto:
- Dalam Duka
- Cinta ...Bersabarlah
- Yang Kusebut Sayang
- Itu Bukan Cinta
- Du du Rindu
- Tapi Saat
- Menyambut Janji
- Mutiara
- Seandainya
- Relung Hati
(yla/mmu)











































