Anisa Rahma Kaget Terseret Kasus Hanania Travel, Padahal Sudah Riset Sebelum Kerja Sama

Anisa Rahma Kaget Terseret Kasus Hanania Travel, Padahal Sudah Riset Sebelum Kerja Sama

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Minggu, 14 Jun 2026 10:42 WIB
Anisa Rahma dan Anandito Dwis di Polda Metro Jaya, Jumat (12/6/2026).
Foto: Febryantino/detikcom
Jakarta -

Nama Anisa Rahma dan sang suami, Anindito Dwis, ikut terseret dalam kasus dugaan penipuan umrah yang melibatkan Hanania Travel. Keduanya bahkan telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya.

Di tengah proses hukum yang berjalan, Anisa mengaku terkejut mengetahui perusahaan travel yang pernah bekerja sama dengannya kini bermasalah. Sebab, sebelum menerima tawaran kerja sama, ia dan sang suami mengaku telah melakukan riset terlebih dahulu terhadap Hanania Travel.

"Awalnya ada tawaran dari Hanania-nya sendiri ke kita. Terus kita juga nggak langsung nerima karena pengen tahu dulu proses kerja samanya seperti apa," kata Anisa Rahma di Polda Metro Jaya, Jumat (12/6/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Anisa, dirinya tidak serta-merta menerima tawaran tersebut. Ia mengaku mempelajari berbagai aspek, mulai dari rekam jejak perusahaan, aktivitas media sosial, hingga testimoni para jemaah yang pernah menggunakan jasa Hanania Travel.

"Kita juga lihat track record dari travel ini, dari sosmednya kayak gimana, testimoni-testimoni jemaah yang sudah berangkat. Alhamdulillah pada saat itu memang bagus. Semua fasilitas juga bagus dan jemaah pun puas," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Setelah melakukan berbagai pertimbangan, Anisa dan suami akhirnya memutuskan menerima kerja sama tersebut. Mereka menilai Hanania Travel memiliki kredibilitas yang baik berdasarkan informasi yang tersedia saat itu.

"Akhirnya kita menimbang-nimbang melihat SOP kerja sama, 'Oh iya ini insyaallah kita bisa menjalani kerja sama ini'," lanjutnya.

Karena alasan itulah, Anisa mengaku sangat terkejut ketika mengetahui Hanania Travel kini terseret kasus dugaan penipuan umrah.

"Tentunya kaget banget, nggak nyangka juga karena pada saat kerja sama dengan kita itu memang tidak ada sama sekali isu-isu seperti sekarang ini," ujarnya.

Menurut Anisa, seluruh perjalanan yang pernah dijalani bersama Hanania Travel berlangsung lancar. Bahkan para jemaah yang ikut dalam program tersebut juga memberikan respons positif.

"Semua lancar selama perjalanan di sana, para jemaah yang lain pun testimoninya bagus. Pas tahu ternyata terjadi sebuah masalah kayak gini, benar-benar kaget, nggak nyangka. Kita juga bingung dan tiba-tiba dipanggil menjadi saksi ini," katanya.

Meski demikian, Anisa menegaskan dirinya dan sang suami memilih bersikap kooperatif dalam membantu proses penyelidikan yang sedang berjalan.

"Kita memenuhi panggilan untuk melancarkan prosesnya," ujar Anisa.

"Saksi yang kita pun jadi ngebantu ya," timpal Anindito.

"Iya, jadi kooperatif juga," lanjut Anisa.

Peristiwa tersebut diakui menjadi pelajaran besar bagi dirinya dalam memilih kerja sama di masa mendatang. Ke depan, Anisa berjanji akan lebih teliti menelusuri legalitas dan latar belakang sebuah perusahaan sebelum menerima tawaran kerja sama.

"Iya, tentunya juga menjadi pelajaran ke depannya untuk lebih berhati-hati lagi karena di sini kita harus melihat sebelum mengambil pekerjaan, apakah legalitasnya sudah sesuai, lalu latar belakang perusahaan itu sendiri benar-benar kita harus dalamin," pungkasnya.



(fbr/nu2)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads