Album 'Cape Dory' Tennis: Petualangan Bahari yang Penuh Cinta

Album 'Cape Dory' Tennis: Petualangan Bahari yang Penuh Cinta

- detikHot
Selasa, 19 Apr 2011 13:29 WIB
Album Cape Dory Tennis: Petualangan Bahari yang Penuh Cinta
Jakarta - Duo pria-wanita dalam satu unit band ternyata belum kehabisan konsep. Kita sudah mengenal The Kills dengan konsep rock n roll ugal-ugalannya, The Ting-Tings beserta ketimpringannya, Matt & Kim nan riang gembira sampai Sleigh Bells yang mencabik-cabik gendang telinga. Kali ini Tennis, duo yang beranggotakan pasangan suami-istri Patrick Riley (guitar, keyboards, production) dan Alaina Moore (vocals, keyboards) masih mendapat celah sebuah konsep yang baru.

Album debut dengan judul Cape Dory ini memiliki konsep yang baik, dimana mereka coba mempersembahkan sebuah musik indie pop yang manis dipadu dengan nuansa 50-an dan “nyiur melambai” a.k.a surf-pop. Ada kisah yang melandasi konsep cute dan "nyiur melambai" tersebut”.

Patrick dan Alaina memiliki kisah hidup yang layak dijadikan bahan dasar sebuah film percintaan. Mereka bertemu ketika kuliah di Colorado, setelah lulus kuliah, mereka menikah lalu berpetualang di lautan sebelah timur Amerika selama tujuh bulan. Manis bukan? Setelah selesai berlayar, mereka kembali ke Colorado untuk mulai merekam album yang terinspirasi oleh perjalanan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Such in the summer you don't know if you and me, we can be, take somewhere, ooh ooh, take somewhere" begitu lirik lagu pembuka 'Take Me Somewhere' yang sangat tepat untuk mengawali album ini. Lalu berderet lagu-lagu seperti 'Marathon' dengan break yang manis lengkap dengan finger-snap halus, 'South Carolina' yang bernuansa surf-pop kental dengan chorus yang siap mengajak kita bergumam,  atau lagu penutup 'Waterbirds' yang begitu membuai, benar-benar bisa memberikan nuansa petualangan bahari yang penuh cinta.
 
Walau dengan cover album yang agak "ganggu", dengan mereplikasi album 'Hold On' (1979) dari Lisa Hartman tapi tanpa progresi kord yang sulit, sound yang dibuat vintage serta  pemilihan kata yang mudah pada lirik, 'Cape Dory' sangat pas untuk mengiringi sore akhir pekan kita. Tidak salah rasanya bila para staf di pitchfork.com menaruh Tennis pada posisi kedua 'Best Hope for 2011'.
 
Reno Fauzi, pernah menjadi pelaku di dunia musik sebagai pemain bass dari band The Miskins, serta wartawan musik di sebuah webzine. Walau kini bekerja di bidang farmasi, tak surut passion-nya terhadap musik. Ia bisa dijumpai di konser-konser band internasional yang digelar di Indonesia maupun luar negeri.
(mmu/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads