Ngeskate Seru Ala Daan Mogot Skateboarders
Sabtu, 11 Jun 2005 09:30 WIB
Jakarta - Skateboarding is not a crime, itulah yang sedang mereka perjuangkan. Biarpun latihan di jalan raya dan dengan peralatan seadanya, nggak berarti mereka nggak bisa punya prestasi. 'Daan Mogot Skateboarders', demikian mereka menyebut diri mereka. Gimana serunya DMS, yuk lihat review lima hari mereka di My Zone.Kalau kita berkunjung ke daerah Daan Mogot, jangan lupa nyari anak-anak ini. Mereka adalah sekumpulan remaja yang doyan nongkrong, jago nge-skate dan yang paling penting, mereka punya segudang presatasi.DMS bisa dijumpai di jalanan depan sebuah mal di daerah Daan Mogot. Dengan bermodalkan peralatan sederhana yang mereka buat sendiri, gank ini berlatih setiap hari dengan tekun. Hasilnya nggak sembarangan. Segudang prestasi berhasil diraih. Nggak cuma itu, salah seorang dari mereka kini di-endorse sama salah satu perusahaan peralatan skateboard.Berdiri sejak dua tahun lalu, gank ini punya sekitar 100 anggota. Tapi biasanya yang ngumpul tiap hari cuma sekitar 20-an orang. Bukan apa-apa, gank ini memang punya anggota yang cukup variatif. Mulai dari pelajar SMP sampai dengan yang udah bekerja.Latihan dimulai setiap hari, mulai jam lima sore sampai maghrib. "Abis itu kita biasanya nongkrong bareng. Kadang-kadang nongkrongnya bareng sama anak-anak BMX dan breakers," ujar Roy yang tercatat sebagai salah satu pendiri gank tersebut.Hari ke dua My Zone diisi dengan ngeliat mereka latihan. Di latihan itu memang kelihatan bahwa mereka memang nggak bisa dianggap enteng. Peralatannya memang sederhana banget. "Kita bikin sendiri halang rintang yang kita punya. Ya..jadi cuma seadanya," ujar Roy lagi.Peralatan memang sederhana, tapi trik yang dikeluarkan keren banget. Anak-anak gank DMS bisa melakukan trik seperti yang biasa dilakukan oleh skateboarders dari luar negeri. Beberapa kali memang ada yang terjatuh. Tapi nggak sedikit juga yang bisa melakukan trik yang berbahaya itu dengan sempurna. "Kalau jatuh sih biasa. Malah waktu itu ada salah satu dari kita yang gegar otak karena ketabrak mobil," ujar Agung yang ternyata kakak beradik sama ROy.Tapi hidup mereka nggak cuma diisi sama latihan. Layaknya anak-anak muda lainnya mereka juga rajin nongkrong. Biasanya mereka nongkrong di warung bakso yang ada didekat tempat mereka latihan. "Kadang-kadang kita juga nongkrong di tempat billyard atau tempat main game di dalam mal," ujar Andhee yang bertubuh mungil ini.Di hari ke tiga gank DMS milih untuk nongkrong di warung bakso 'Bang Jawir'. "Harganya memang rada mahal. Tapi baksonya enak banget, empuk," ujar Andhee lagi.Kalau biasanya gank DMS latihan cuma sekitar satu jam, hari ke empat diisi sama latihan yang lebih lama. Bukan apa-apa, hari itu mereka nyiapin diri buat ikutan kompetisi skateboard tingkat nasional. "Jadinya kita latihan lebih lama, dari jam lima sampai jam sembilan. Udah gitu porsi latihannya juga ditambah. Biasanya kita yang mau ikutan kompetisi pada ngapalin trik," jelas Andhee.Hasilnya, di kompetisi yang diadain pada hari terakhir My Zone salah satu dari wakil mereka yang ikutan kompetisi, yaitu Agung berhasil dapat juara pertama. Nah itu ngebuktiin bahwa untuk ngelahirin seorang juara nggak berarti harus selalu dengan peralatan yang mahal. Peralatan boleh seadanya, yang penting latihannya harus tekun.Tertarik dengan mereka? Datang aja ke daerah Daan Mogot. Dijamin nggak rugi kenalan dengan gank segudang prestasi ini. Buat kamu yang ngerasa punya gank yang asik, buruan kirim profil gank kamu ke detikhot. Ciao! (eny/)











































