Day 1, Motret Bareng Photography Club Pangudi Luhur
Senin, 09 Mei 2005 09:00 WIB
Jakarta - Tampaklah sebuah gedung sekolahan yang sudah berumur lebih dari 40 tahun di Jl. Brawijaya IV. Segerombolan cowok-cowok terlihat nongkrong di depan gedung sekolahan itu. Hmmm, kalau sekolah yang cuma kelihatan cowok-cowok doang dan ada di Jl. Brawijaya, sekolah itu pasti nggak lain adalah SMU Pangudi Luhur. Nah, SMU PL ini jadi tempat belajar anak-anak yang bakal "hidup" bareng selama lima hari sama detikhot di My Zone.Photography Club Pangudi Luhur (PCPL), demikian ekskul tempat Alva, Baskoro, Pras, Motty, Julius dan kawan-kawan beraktifitas bareng-bareng di jeprat-jepret. Sebenarnya anggota PCPL sendiri ada sekitar 20-25 orang. Tapi yang bisa ditemuin sama detikhot di hari pertama My Zone ini cuma ada lima orang. Jumlah segitu rasa-rasanya cukup untuk kita mengenal lebih jauh ekskul foto dari SMU homogen ini.PCPL berdiri pada era 80-an. Berawal dari beberapa anak-anak ekskul Gerakan Pencinta Alam (GPA) SMU Pangudi Luhur yang doyan motret pemandangan alam setiap kali mereka melakukan ekspedisi. Akhirnya beberapa anak GPA itu memutuskan untuk membentuk sebuah klub fotografi. Pembentukan klub fotografi ini kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan klub tersebut menjadi salah satu ekstrakurikuler di SMU Pangudi Luhur (PL). Saat ini PCPL dibina oleh Pak Gigih, salah satu guru di SMU PL.Hingga lebih dari 20 tahun berdiri, PCPL menjadi salah satu ekskul yang lumayan diminati oleh anak-anak PL. Terbukti setiap tahunnya ekskul ini bisa menerima lebih dari 10 anggota baru.Alasan dari anak-anak PL untuk ikutan ekskul motret ini pada dasarnya beragam. Kayak Motty misalnya yang mau gabung di PCPL karena dia memang udah punya backgroud motret. Alasan lainnya bisa dibilang rada lucu, "Pengennya sih nyari ekskul yang nggak ada latfis (latihan fisik). Eh, ternyata salah," ujar Julius.Memang, SMU PL yang isinya cowok semua terkenal dengan "kejantanan"-nya. Makanya nggak heran kalau hal ini berimbas pada kegiatan ekskul-ekskulnya. Tapi sebenarnya sih nggak semua ekskul ada latfisnya. Cuma kadang-kadang para senior nggak sungkan-sungkan untuk bikin sesi latfis buat junior-juniornya. Termasuk juga anak-anak PCPL. Kadang alasan para senior mengadakan latfis buat junior-juniornya di PCPL itu memang rada-rada nyeleneh."Biar kuat kalau harus hunting sambil nenteng-nenteng kamera," tutur Alva sang ketua.Beberapa kegiatan udah pernah dilakuin sama anak-anak PCPL, khususnya pada periode kepengurusan Alva. Mereka pernah ngikutin eksebisi foto yang diadain sama anak-anak SMUN 28. Terakhir mereka ikutan rally foto 'Bulungan Cup 2005' yang diadain sama anak-anak SMUN 70."Kalau ngikutin acara-acara kaya gitu kita lumayan disegenin," ujar Alva dengan nada bangga.PCPL termasuk klub fotografi yang rajin bikin pameran. Dalam setahun minimal mereka bisa satu kali membuat ajang pamer foto hasil karya mereka. Kelima anak PCPL mengakui bahwa setiap pameran foto yang mereka adakan itu mempunyai kualitas yang boleh dibanggakan."Setiap foto yang mau kita pamerin dinilai dulu sama fotografer profesional. jadinya kualitas foto yang kita pamerin bisa dipertanggungjawabkan," imbuh Alva.Buat kamu-kamu yang mau kenalan sama anak-anak PCPL nggak usah bingung-bingung. Kamu bisa add mereka di account friendster-nya, onsightsandsounds@yahoo.com. Jadi kamu nggak perlu capek-capek datang ke Jl. Brawijaya IV buat kenalan sama mereka (kecuali yang mau ngecengin anak-anak PL, hehehe).Tapi buat kamu yang malas ngelakuin dua-duanya, buka friendster atau datang ke PL, nggak usah susah-susah, cukup baca My Zone empat hari kedepan. Dijamin luar-dalamnnya anak-anak PCPL dibahas habis disini. Tungguin kegiatan mereka yang lain besok ya... (eny/)











































