Day 3, Meeting Penting Panitia Carasel Di Sekolah
Rabu, 16 Feb 2005 07:59 WIB
Jakarta - Tiada hari tanpa rapat, kira-kira begitulah gambaran panitia Carasel menjelang hari-H pensi mereka 19 Februari nanti. Ruang OSIS sekolah jadi saksi gimana serunya mereka kalau rapat.Rapat, rapat dan rapat. Pokoknya tiada hari tanpa rapat. Untuk bikin pensi yang sukses, kayaknya rapat itu memang harus sering banget dilakukan sama panitia Carasel SMUN 68. Apalagi menjelang hari-H, Sabtu (19/1/2005) mendatang, banyak hal yang mesti mereka urus dan persiapkan.Contohnya aja rapat di hari ketiga My Zone ini yang agendanya banyak banget. Mulai dari soal poster, flyers, acara, tiket, stand, sponsor dan masih banyak lagi. Kayaknya satu hari nggak mungkin cukup nih untuk ngebahas itu semua. Namun panitia tentunya harus bisa bikin rapat di hari ketiga ini sefektif mungkin dengan waktu yang hanya beberapa jam.Panitia Carasel memang punya waktu yang sedikit banget di hari ketiga ini. Mereka nggak bisa lama-lama ngadain rapat karena beberapa divisi yang lain, kayak anak-anak dana usaha, harus jalan lagi untuk mencari sponsor. Anak-anak yang bertugas di bagian promosi pun masih harus menyelesaikan tugas mereka memasang poster ke jalan-jalan.Jadinya rapat yang dimulai sejak jam 13:00 WIB itu berjalan dengan agenda yang padat banget. Setiap divisi satu persatu langsung laporan tanpa basa-basi lagi. Ayu Wulan sang ketua pelaksana Carasel sekaligus pemimpin rapat hari itu dibuat pusing dengan laporan yang diterima dari setiap divisi tersebut."Ternyata banyak banget yang mesti disiapin dan ada beberapa urusan yang belum beres," curhat Wulan ke detikhot.Salah satu urusan yang belum beres menurut Aprizya Fehmita, yang tugasnya sebagai sekretaris di Carasel, adalah urusan poster. "Untuk poster tahap kedua materinya masih ada yang belum lengkap. Beberapa sponsor kita belum ngasih logo mereka sampai saat ini. Padahal poster itu udah mau naik cetak sebentar lagi," ujar cewek yang kerap dipanggil Cia itu.Selain menerima laporan, Wulan juga mengevaluasi beberapa hal seperti urusan tiket, masalah poster dan flyers. Dia sempat nanya ke anak-anak ticketing soal berapa banyak tiket yang udah terjual. Sedangkan ke anak-anak promosi, Wulan hanya bertanya soal sekolah-sekolah mana aja yang mereka udah tempel poster dan flyers.Urusan stand dan acara ternyata bikin rapat berlangsung lebih lama. Akhirnya anak-anak yang udah mau cabut karena mesti ngelanjutin tugasnya yang lain, diperbolehkan pergi sama Wulan pada saat jam menunjukkan pukul 14:30 WIB. Sedangkan panitia divisi stand dan acara tetap stay untuk ngelanjutin rapat."Untuk stand, kita masih harus ngatur-ngatur denahnya lagi, soalnya ada beberapa stand tambahan yang daftarnya baru beberapa hari belakangan ini," jelas Cia yang tetap stay ngikutin rapat.Berhubung hari H udah di depan mata, anak-anak acara kelihatan paling sibuk dari semua panitia yang ada di Carasel. Mereka laporan ke Ayu dari mulai soal hasil meeting dengan para manajer artis pengisi acara sampai soal panggung, lighting dan soundsystem. "Acara memang yang paling ribet, jadi harus sering-sering rapat biar semuanya oke hari Minggu besok," jelas salah seorang panitia divisi acara. Meeting penting panitia Carasel akhirnya berakhir juga pukul 16:00 WIB. Mereka kelihatan banget udah mulai lelah. Bayangkan aja dari siang sepulang sekolah sampai sekolah sepi nggak ada orang, rapat baru selesai.Untuk bikin pensi yang sukses tentunya mesti banyak pengorbanan yang dilakukan. Nyediain waktu seharian buat rapat, ketinggalan pelajaran, sampai rela ikut ulangan susulan adalah hal-hal yang udah dilakuin sama panitia Carasel ini. Semoga aja pengorbanan mereka terbayar dengan suksesnya Carasel. Gudlak ya guys! (eny/)











































