Rihanna dan perusahaannya, Rebel One menyewa Patricia Williams untuk menangani masalah kerjaan sang diva muda itu. Namun kini Rihanna menuduh Patricia telah menggelapkan uangnya. Patricia pun tak mau kalah.
"Saya adalah bisnis manajer profesional, saya punya staf lebih dari selusin, saya telah bekerja pada banyak aktor kelas tinggi, musisi dan perusahaan multi-million dollar. Kenapa saya harus mencuri dari Rihanna," ujar Patricia dikutip detikhot dari NME, Jumat (22/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Def Jam (label rekaman Rihanna .red) tidak memperlakukan Rihanna dengan baik, jadi Mark memakai uang Rihanna dari tiga endorsement besar dan dari tur untuk mendanai album dan video musiknya," jelas Patricia.
(yla/yla)











































