"Saya tetap akan menggunakan kostum yang sopan karena saya kan juga sudah hajah," tutur Inul yang naik haji dengan suaminya pada penghujung 2007 silam.
Menurut Inul, di Malaysia memang memberlakukan aturan ketat pada penyanyi atau siapapun pekerja seni yang akan tampil. Namun meski begitu, pihak Negeri Jiran tetap memberikan kebebasan berekspresi.
"Jadi saya benar-benar bisa all out di sana, nggak kayak di sini kan, sedikit-sedikit diprotes. Kalau di sana nggak seperti itu," ujarnya saat ditemui di usaha karaokenya Inul Vista Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Rabu (2/7/2008).
Inul akan merilis album kompilasi house music dangdutnya berjudul 'Rasain Lho', di Malaysia pada 15 Juli 2008. Sedangkan konsernya digelar pada 19 Juli di Stadion Larkin, Johor Baru, Malaysia. Untuk menonton konser Inul yang digelar di stadion dengan kapasitas 30 ribu tempat duduk itu tiket dijual seharga 50 Ringgit atau sekitar Rp 150 ribu.
Mengapa Inul merilis album di Malaysia bukan di Indonesia? Kata pedangdut asal Pasuruan, Jawa Timur itu, hal tersebut hanya untuk efektifitas saja. Karena mau menggelar konser, jadilah ia sekalian mengeluarkan album baru.
Istri dari Adam Suseno itu mengungkapkan, ia merilis album dan konser di Negeri Jiran bukan karena di Tanah Air dicekal. "Saya sudah kebal kayak gitu-gitu. Tapi memang teman-teman di sana (Malaysia-red) meminta saya khusus, rilisnya di Malaysia. Saya dengar banyak penggemar saya di sana," tandasnya.
(eny/eny)











































