Moviechestra: Harmonisasi Musik dan Film Emosional

Review Konser

Moviechestra: Harmonisasi Musik dan Film Emosional

- detikHot
Kamis, 15 Mei 2008 04:13 WIB
Moviechestra: Harmonisasi Musik dan Film Emosional
Jakarta - Lebih dari 20 soundtrack film sukses disajikan di konser Magenta Moviechestra. Andi Rianto bersama Magenta Orchestra-nya berhasil mengaransemen ulang tidak hanya soundtrack film masa kini, namun juga tembang dari film-film lawas.

Untuk membawa penonton masuk ke alam film, Plennary Hall, Jakarta Convention Center disulap menjadi bioskop raksasa. Dari poster film Indonesia, penjual Popcorn sampai bangku bundar pun menghiasi interior Rabu (13/5/2008) malam.
Memasuki panggung pagelaran, suasana bioskop semakin terasa. Tata cahaya lampu bernuansa magenta menghiasi panggung berlatar belakang layar yang memutar potongan-potongan film Indonesia. Lebih dari 50 pemain orkestra memanjakan penonton dengan bermacam genre lagu. Klasik, jazz, komedi, disko, tradisional, dangdut, hingga rock dan pop.

Konser dibuka dengan lagu 'Badai Pasti Berlalu'. Selanjutnya soundtrack dari film 'Dealova' dan 'Heart' karya Melly Goeslaw hampir membuat penonton meneteskan airmata. Airmata pun spontan tergantikan dengan goyangan kepala saat 3 Diva menyanyikan lagu 'Tiga Dara' dan 'Tante Sun' dari film di era 50-an dan 70-an.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bicara film era 70 sampai 80-an, tidak lepas dari nama Warkop DKI dan Benyamin S. RAN, grup yang sedang digandrungi banyak abg pun membawa penonton kembali ke masa-masa itu. Tidak hanya terhanyut dalam kenangan, tawa pun tak berhenti hingga lagu usai.

Memasuki era '90-an, Ari Lasso enerjik membawakan lagu 'Catatan si Boy'. Penonton pun teriak seakan menunggu-nunggu lagunya. Ditambah visual potongan film yang dibintangi Onky Alexander dan Meriam Belina itu.

Masuk ke masa kini, film horor pada masanya sempat mewarnai perfilman Indonesia. Salah satunya 'Kuntilanak'. Andi Rianto berhasil membuat penonton merinding dengan score ngeri plus visualisasi seram dari film garapan Rizal Mantovani itu. Tembang 'Mbah Durmo' dibawakan langsung oleh penembang bernama Abel. Untuk menambah kesan mengerikan, Abel didandani ala kuntil anak dengan kostum putih dan rambut panjang. Hiii...

Menutup konser, D'Cinnamons, Mike Indonesian Idol, dan Jaclyn Victor Malaysia Idol tak ingin ketinggalan menunjukan kebolehannya. meraka mendapat sambutan meriah di akhir-akhir konser dengan membawakan lagu 'Emosi Jiwa' 'Waktu Kan Menjawab', 'Cinta Pertama', dan 'Sepenuh Hati'.

Konser ini terbilang sukses. Ratusan penonton berhasil dibawa kembali mengenang masa lalu. Ekspresi tersenyum, tertawa, bingung, takut, bahkan tak sedikit yang termenung hingga meneteskan airmata mewarnai wajah penonton. Begitu emosional.
(ebi/dit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads