"Dia kan nggak bisa jawab, bisa jawab tapi nggak jelas. Karena lidahnya ikut pelo ngomongnya. Paling dia ketawa kalau diceritain yang lucu-lucu. Tapi dia masih bisa nyanyi, ya nggak ngucap, bergumam gitu," ujar Benny kepada detikhot via ponselnya, Selasa (29/1/2008).
Benny mengaku terakhir kali bertemu Bill sekitar pekan lalu, namun saat itu sang sahabatnya tengah koma. Benny bersahabat dengan Bill sejak tahun 1971 saat keduanya masih di Bangkok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu kita di Bangkok, pengen banget sama-sama pindah ke Australia. Tapi saya mau ke Jakarta dulu, sampai di Jakarta kayaknya enakan di Jakarta, jadi batal deh," jelas Benny.
Kini semua itu tinggal kenangan indah bagi Benny. Di mata Benny, Bill adalah tipe orang yang tak pernah pandang usia, fleksibel, supel dan sangat bersahabat. Sudah 7 tahun Bill menderita stroke dan Benny pun kini berduka.
(yla/yla)











































