Violis Iskandar Widjaja dan Pianis Niu Niu Konser di Indonesia

Violis Iskandar Widjaja dan Pianis Niu Niu Konser di Indonesia

prih febriani - detikHot
Rabu, 05 Agu 2026 21:35 WIB
ISKANDAR WIDJAJA & NIU NIU
Iskandar Widjaja dan Niu Niu. Foto: dok pribadi
Jakarta -

Kabar kali ini datang dari violis Iskandar Widjaja yang bakal konser di Indonesia. Gak sendiri, ia menggandeng pianis muda Niu Niu dalam rangkaian konsernya.

Jadwal konser tersebut mulai dari Jumat, 28 Agustus 2026 di Gedung Kesenian Jakarta pukul 19.00. Kemudian di Padma Hotel Bali pukul 19.00 pada Sabtu, 30 Agustus 2026 dan Jumat, 4 September 2026 di Bali.

Untuk harga tiket konser di Gedung Kesian Jakarta dibanderol mulai Diamond Rp 1,5 juta, Platinum Rp 1 juta, Gold Rp 600 ribu, Silver Rp 300 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Bagi Iskandar, kepulangan ke Indonesia punya makna jauh lebih dalam daripada sekadar jadwal tur.

"Indonesia adalah negeri yang selalu dekat di hati saya. Setiap kali pesawat mendarat di Jakarta, selalu ada perasaan seperti pulang ke rumah. Di balik hiruk-pikuknya yang dinamis, kota ini selalu terasa akrab bagi saya, terlebih setelah perjalanan panjang melintasi berbagai negara," kata Iskandar Widjaja dalam keterangannya dikutip detikcom, Rabu (5/8/2026).

Sebelumnya, Iskandar mengawali konser solo di Berlin Philharmonic Hall, melanjutkan perjalanan artistiknya ke berbagai kota di Jerman, Turki, Amerika Serikat, Italia, Inggris, hingga Latvia.

Perjalanan itu bukan hanya membawanya dari satu panggung ke panggung lain, tetapi juga mempertemukan kembali dengan akar emosional yang selalu dibawa ke mana pun pergi.

"Setiap kali kembali ke Indonesia, saya merasakan kedalaman emosi yang berbeda saat memainkan musik. Pada akhirnya, hati adalah kompas kehidupan yang selalu menuntun kita ke tempat yang paling selaras dengan jati diri kita. Dan bagi saya, Indonesia selalu menghadirkan perasaan itu," jelasnya.

Konser di Gedung Kesenian Jakarta pada 28 Agustus 2026 juga memiliki makna yang sangat personal. Bukan hanya karena menjadi bagian dari rangkaian konser dunianya, tetapi juga karena mempertemukannya kembali dengan seorang sahabat lama.

"Saya bertemu Niu Niu ketika kami masih remaja di sebuah festival musik di Jerman. Sejak saat itu kami langsung merasa cocok sebagai sesama musisi. Ia adalah pianis luar biasa dari Hong Kong yang tetap hangat, rendah hati, dan menyenangkan untuk berkarya bersama," tuturnya.

Melalui konser ini, keduanya menghadirkan perjalanan musikal yang melintasi berbagai zaman dan budaya, mulai dari Corelli, Chopin, Poulenc, Wieniawski, interpretasi baru atas Ode to Joy karya Beethoven, komposisi orisinal Iskandar Widjaja, karya-karya Ryuichi Sakamoto, medley animasi Jepang, hingga musik populer yang telah menjadi bagian dari ingatan banyak generasi.



(wes/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads