Respons Pihak Fariz RM Saat Dilaporkan Balik Syahravi

Respons Pihak Fariz RM Saat Dilaporkan Balik Syahravi

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Selasa, 30 Jun 2026 23:03 WIB
fariz rm
Respons Fariz RM Saat Dilaporkan Balik Syahravi. (Foto: Febryantino Nur Pratama)
Jakarta -

Perseteruan hak cipta antara musisi Fariz RM dan penyanyi Syahravi memasuki babak baru. Setelah melaporkan Syahravi atas dugaan pelanggaran hak cipta lagu Di Antara Kata, kini Fariz RM justru dilaporkan balik oleh Syahravi ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.

Menanggapi laporan tersebut, kuasa hukum Fariz RM, Deolipa Yumara, menegaskan kliennya tidak melakukan pencemaran nama baik. Menurutnya, seluruh pernyataan yang disampaikan Fariz RM didasarkan pada fakta terkait persoalan hak cipta.

"Jadi yang dimaksud pencemaran nama baik itu kalau ini bukan fakta. Syarat pertama pencemaran nama baik, ya namanya memang baik dari awal masuk, karena namanya si Syahravi kan masih baik tuh. Nah, syarat kedua, bahwasanya yang diceritakan itu bukan fakta, sehingga dianggap sebagai mencemarkan. Tapi kalau yang diceritakan oleh Fariz RM ini adalah fakta-fakta, ya sudah, berarti kan nggak ada persoalan apa-apa," kata Deolipa Yumara di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deolipa menjelaskan inti persoalan justru terletak pada pihak yang memberikan izin kepada Syahravi untuk membawakan lagu tersebut. Menurutnya, izin yang dikantongi Syahravi bukan berasal dari pemilik hak cipta.

"Syahravi melaporkan si Fariz RM. Kan dia melaporkan karena dia bilang sudah meminta izin, kan? Tapi dia kan minta izin kepada orang yang bukan pemilik hak. Nah, kalau ini kemudian disampaikan oleh Fariz RM, apa yang dicemarkan kalau ini semua ceritanya fakta?" ujarnya.

ADVERTISEMENT

Meski kini berstatus sebagai pihak yang dilaporkan, Deolipa mengatakan Fariz RM tidak terlalu mempersoalkan langkah hukum yang diambil Syahravi. Ia menyebut kliennya tetap tenang dan memilih mengikuti proses hukum yang berjalan.

"Oh ya dia biasa-biasa saja, santailah. Kan karena dia selalu berbicara fakta kan. Perkaranya tetap berlanjut ya perkaranya. Sampai sekarang berlanjut," katanya.

Deolipa juga menilai aksi saling lapor dalam sebuah perkara hukum bukan sesuatu yang luar biasa. Menurutnya, hal tersebut kerap terjadi ketika masing-masing pihak merasa memiliki dasar hukum.

"Tapi lapor melapor itu biasa, dari zaman dulu gitu. Kita saja kadang melapor ke bini (istri), kadang bini melapor ke kita. Kadang kita diomelin bini, bini ngomelin kita, kan begitu kan? Kita diomelin bini, bini ngomelin kita. Sama saja kan? Mana ada saling sambut, kita kena omelan terus!" ucapnya sambil tertawa.

Lebih lanjut, Deolipa mengatakan Fariz RM akan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian. Menurutnya, pelaporan yang dilakukan kliennya sejak awal bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menghormati hak cipta para musisi.

"Ya sudah biarin sajalah proses berjalan. Ini kan tadinya Fariz RM melaporkan, tujuannya kan memang supaya nanti ada kesadaran. Ya tapi kalau dilaporkan lagi, mungkin Fariz RM-nya tambah keras. Begitu. Kan Fariz RM kan orangnya keras. Orang main musik saja kencang-kencang dia suaranya," pungkasnya.




(fbr/mau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads