Penyanyi kelahiran Indonesia yang kini menetap di Los Angeles, Jeanette Sims, kembali mencuri perhatian lewat karyanya. Seusai sebelumnya berhasil masuk pertimbangan nominasi Grammy Awards lewat Good Enough, ia kini merilis single baru, If Only.
Single itu buah cipta tangan dingin Lauren Swanson. Jeanette Sims membawa emosi yang lebih dalam untuk If Only.
"Lagu ini mengeksplorasi tema penyesalan, refleksi, dan beban emosional dari kata-kata yang tidak terucapkan," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (17/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bicara soal produksi, Jeanette memboyong nama-nama besar seperti Andre Dinuth sebagai produser hingga Wanda Omar pengisi bass.
Vokal pun digarap serius di Ian Charlie Studio, Hollywood. Sementara urusan visual, ia menggandeng sutradara Mike Nelson.
"Aku coba bawa perspektif multikultural ke dalam musik, menggabungkan penulisan yang tulus dengan suara internasional modern," tuturnya.
Meski hampir tiga dekade menetap di Amerika Serikat, sentuhan rasa Indonesia tetap terasa dalam cara Jeanette bercerita. Hal itu yang membuatnya perlahan membangun audience yang kuat di pasa global.
Kini single If Only milik Jeanette Sims sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital.
(mau/pus)











































