Hari Pertama: Belanja Jazz Tak Cukup Semalam

Java Jazz 2007

Hari Pertama: Belanja Jazz Tak Cukup Semalam

- detikHot
Sabtu, 03 Mar 2007 01:33 WIB
Hari Pertama: Belanja Jazz Tak Cukup Semalam
Jakarta - Java Jazz Festival 2007 yang digelar tanggal 2, 3 dan 4 Maret, memasuki hari pertama. Sejak sore, para pecinta musik jazz telah memadati Jakarta Convention Center, Senayan. Semalam saja rupanya tak cukup melepas dahaga mereka akan musik jazz.Perhelatan Java Jazz memang hanya digelar setahun sekali. Boleh dibilang, Java Jazz punya banyak musisi luar negeri dan dalam negeri dengan kualitas di atas standar.Wajar saja jika masyarakat pecinta jazz merasa kehausan. Sekitar puluhan ribu orang berburu musisi idola mereka. Sekilas bagi Anda yang belum pernah menyaksikan acara tahunan ini, Java Jazz digelar layaknya bazar.Beberapa panggung dipasang dalam satu area. Para musisi pun disebar bergantian di tiap-tiap panggung. Kali ini Java Jazz memasang 13 panggung. Hampir sekitar 1.300 musisi jazz unjuk kebolehan. Para pecinta jazz pun mulai belanja dan berburu di setiap penjuru panggung.Tak sedikit dari mereka yang melewatkan penampilan sang idola. Wajar saja banyaknya opsi membuat penonton malah bingung untuk memilih. Terpaksa waktu pun diirit-irit agar bisa menonton semua penampilan bintang-bintang Java Jazz.Sekitar pukul 19.00 WIB ruang Cendrawasih 1 & 2 dipenuhi penonton yang menyaksikan penampilan Marcel dan Cindy secara terpisah. Di waktu yang sama, Sadao Watanabe musisi jazz asal Jepang unjuk kebolehan di Exhibition Hall A. Malam itu, Jumat (2/3/2007) Sadao membawa band dari negaranya sendiri.Tak lama berselang para penonton pun mencari "mangsa" baru. Sergio Mendes mulai menghibur para penggemarnya sekitar jam 21.30 WIB. Penampilan musisi asal Brazil itu memang paling ditunggu-tunggu malam ini. Pasalnya Sergio memang bintang tamu istimewa, para penonton pun harus mengeluarkan dana ekstra untuk dapat melihat aksinya.Sementara itu yang tak kebagian penampilan Sergio pun sepertinya tenang-tenang saja. Bagaimana tidak, di pentas lain terdapat juga musisi jazz mancanegara yang tak kalah hebatnya.Tak heran, beberapa selebriti dan musisi Indonesia pun tak mau melewatkan acara ini. Sebut saja yang sempat dijumpai detikhot adalah Indra Birowo, Nadine Candrawinata, Melanie Putria bersama kekasihnya Angga 'Maliq & D'essentials', Mulan Kwok, Andien, Pongky 'Jikustik', Wong Aksan, Ahmad Dhani, Vina Panduninata, Tio Nugros bersama kekasihnya Alexandra Guttardo, Marcella Zalianty, VJ Daniel dan Evan serta banyak lagi.Stand merchandise pun jadi buruan para penonton. Kaos-kaos resmi dari perhelatan Java Jazz dijual dengan harga standar namun kualitas dan modelnya tak kalah dengan pakaian a la distro. Sejak acara Java Jazz dibuka, stan-stan pun tak pernah kelihatan sepi. Dari mulai kaos, tas, mug dan hiasan Java Jazz lainnya diburu habis oleh penonton.Sekitar jam 23.00 WIB Level 42 yang tampil paling akhir siap melakukan pertunjukkan. Setelah sempat berbincang dengan para wartawan, Level 42 yang sebelumnya pernah singgah di Indonesia rupanya punya pengalaman tak terlupakan di negeri ini.Bagi mereka masyarakat Indonesia sangat bisa menghargai musik dengan baik. Oleh karena itu bermain di Indonesia dalam festival jazz semacam ini adalah kebahagiaan tersendiri bagi musisi asal Inggris itu.Secara keseluruhan, malam pertama Java Jazz, 2 Maret 2007 boleh dibilang lancar. Tak ada kerusuhan ataupun masalah berarti. Hanya saja jadwal penampilan artis banyak yang berubah waktu dan tempat sehingga penonton harus benar-benar hunting. Namun disitulah tantangannya. Keasikan pun dimulai dari petualangan para penonton mencari tahu siapa kira-kira musisi selanjutnya yang bisa ditonton.Semalam saja masih belum cukup untuk memuaskan rasa penasaran Anda terhadap jazz. Tenang ini baru hari pertama. Bagi Anda yang tak kebagian hari ini, masih ada 2 hari kesempatan lagi. Tunggu kabar kami selanjutnya! (yla/yla)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads