Ratu Jalan Lagi, Dhani Ambil Alih Setir
Minggu, 03 Des 2006 23:18 WIB
Jakarta - "Manajemen Ratu saya ambil alih," begitu ucap Ahmad Dhani. Yup, Ratu akhirnya tetap boleh tampil lagi. Tapi, semua kendali ada di tangan Dhani. Gagal! Begitu penilaian Ahmad Dhani pada manajemen Ratu. Manajemen grup yang melejit lewat tembang 'Teman Tapi Mesra' itu dianggap tidak sukses menyeimbangkan peran Maia sebagai ibu dan penyanyi. Alhasil, jika mau jalan terus. Ratu harus disetir oleh Dhani. "Ratu tetap jalan dan tidak bubar dengan syarat manajemen ratu seratus persen berada di bawah pengawasan saya," demikian pernyataan pers Dhani yang dibagikan dalam jumpa pers di Rumah Wakapolri Adang Dorodjatun, Jl. Cipete Raya 39a, Minggu (3/12/2006). Di tempat tersebut Dhani juga sekaligus meresmikan sebuah organisasi yang turut dipimpinnya. Pilihan tadi bukan harga mati bagi Maia. Jika ia menolak, ia bisa memilih untuk meninggalkan Dhani dan anak-anaknya alias cerai. Namun penggemar Ratu jangan khawatir. Ibu tiga orang anak itu telah sepakat untuk mengikuti peraturan Dhani agar Ratu bisa jalan terus. Selain manajemen diambil alih, salah satu syarat yang diajukan Dhani adalah pembatasan jadwal show. Setiap pekan, Ratu hanya boleh manggung sebanyak satu kali. Itu pun hanya pada akhir pekan. Sisanya, Maia akan menghabiskan waktu di rumah bersama anak-anaknya. Melembutnya hati Dhani bukan tanpa sebab. Sang ibu, Joyce telah membantu proses berpikir yang sempat buntu antara dirinya dan Maia. Jarang tampil diprediksi Dhani tak akan membuat Ratu tenggelam. Keputusan ini justru dipercaya bisa membuat grup ciptaannya itu tambah panjang umur dan makin mahal. Dhani memang tak sungkan-sungkan menunjukkan sikap otoriternya. Jika perlu, tak hanya Ratu. Dewa pun siap dibubarkan jika memang dirasa pantas. "Saya mau bubarin Dewa kapan saja terserah saya. Tidak ada yang berhak atas Maia karena Maia istri saya," tegas Dhani lagi. (fta/fta)











































