DWP Janji Berikan Pengalaman Baru Usai 2 Tahun Berjalan Online

ADVERTISEMENT

DWP Janji Berikan Pengalaman Baru Usai 2 Tahun Berjalan Online

Pingkan Anggraini - detikHot
Rabu, 07 Des 2022 20:30 WIB
DWP 2022
Foto: Pingkan/detikcom
Jakarta -

Djakarta Warehouse Project atau DWP 2022 kembali secara offline setelah dua tahun dilaksanakan secara online. DWP kali ini berjanji akan memberikan pengalaman yang berharga bagi penontonnya.

Sarah Deshita selaku konsultan brand Ismaya Live menjelaskan, DWP tahun ini akan mengembalikan konsep secara normal seperti sebelum pandemi COVID-19.

"Yang jelas ada satu feeling yang kita akan coba kasih juga karena again selama 2 tahun terakhir ya memang online. Ada feeling yang akan kita kembalikan," ujar Sarah saat jumpa pers di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

Lebih lanjut, kata Sarah line up yang akan disuguhkan DWP 2022 berkembang. Baik secara line up internasional atau lokal.

DWP diklaim akan selalu meningkatkan segi line up setiap tahun, termasuk kali ini.

Kata Sarah, DWP 2022 memiliki panggung dan konsep yang lebih menarik dari sebelumnya. Namun panggung terbesar mereka masih dinamain dengan Garuda Land.

Selain itu, adalagi lima panggung yang tak kalah menariknya di DWP 2022.

Adapun DWP 2022 akan diselenggarakan pada 9 sampai 11 Desember 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ismaya Live sebelumnya mengumumkan lineup fase 1 dan 2 di antaranya Armin Van Buuren, DJ Snake, Hardwell, Illenium, Madeon (Live), Martin Garrix, Yellow Claw, dan Zedd.

Line up artis fase kedua adalah ACRAZE, Andrew Rayel, NERVO, Beauz, lalu ada DJ asal Belgia yakni Lost Frequencies, Gareth Emery, Regard dan Whethan.

Kemenparekraf hingga Pemrov DKI Jakarta sudah memberikan komentarnya terkait DWP 2022, salah satu festival besar tahun ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno angkat suara apalagi jelang akhir tahun, festival-festival di Indonesia makin padat. Dalam waktu dekat, ada 3 festival besar dengan kelas penonton ribuan.

"Sistem baik oleh penyelenggara ini harus kita pastikan. Management crowd atau management kerumunan kita harus banchmarking, seperti contoh yang dilakukan Festival Jajanan Bango, Syncronize Festival 2022 yang berlangsung dengan baik, walaupun dikunjungi oleh puluhan ribu peserta pada event mereka," ungkap Sandiaga Uno.

"Solusi sebagai pencegahan penanggulangan ini tentunya SOP, publikasi dan pengelolaan yang lebih baik. Kami instruksikan secara tegas EO untuk mematuhi CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability)," tuturnya.

(pig/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT