Prambanan Jazz Virtual Buat Program Khusus untuk Musisi Kalimantan

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Kamis, 05 Agu 2021 17:53 WIB
Aksi panggung Fourtwnty saat tampil di Prambanan Jazz 2020 di komplek Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (31/10/2020). Prambanan Jazz Virtual Festival kali ini dilaksanakan secara daring untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Ilustrasi Prambanan Jazz. Foto: PIUS ERLANGGA
Jakarta -

Prambanan Jazz akan kembali digelar tahun ini. Kali ini, acara itu akan berlangsung pada 11 dan 12 September 2021 secara virtual.

Namun yang menarik, di tahun ini, Prambanan Jazz berniat memberikan sorotan khusus pada para musisi asal Kalimantan. Dengan maksud mencari bakat-bakat baru yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, Prambanan Jazz mencoba berkomitmen dengan memulainya dari pulau yang juga menjadi batas antara Indonesia dan Malaysia itu.

Alasannya, Kalimantan dianggap sebagai pulau yang ada di tengah dari seluruh kepulauan yang ada di Indonesia.

Dengan tema Borneo Goes to Prambanan Jazz, penyelenggara akan memilih tiga musisi atau band untuk tampil di Prambanan Jazz Virtual 2021 dan program-program yang ada di I-Konser, UseeTV.

"Kami pasti hadir menyapa teman-teman musisi, bukan hanya yang sudah besar, kami mulai memberikan panggung bagi musisi Tanah Air yang sudah kami kurasi untuk main di Prambanan Jazz. Ini juga dari daerah, (yang) selama ini tidak bisa tertangkap dengan baik," ujar Founder Prambanan Jazz, Anas Alimi, dalam konferensi pers virtual, Kamis (5/8/2021).

"Memang ini bisa menjadi titik poin untuk pencarian bakat di daerah. Ini akan jadi titik awal pencarian bakat," kata Anas Alimi lagi.

Menurut Kiki Pea dari I-Konser, musisi atau band yang akan dipilih untuk tampil di Prambanan Jazz Virtual adalah berdasarkan keberhasilan mereka membawakan jati diri dari asal mereka.

"Kami ingin band-band yang ketika kami lihat sudah kelihatan band Kalimantan. Band itu punya sesuatu yang unik yang bisa mencerminkan mereka dari kalimantan, harus keliatan gitu aroma masuk yang ditampilkan dia dari Kalimantan," jelas Kiki.

Peserta yang ingin berpartisipasi dalam Borneo Goes to Prambanan Jazz tersebut diharuskan memiliki minimal tiga karya orisinil berupa video musik atau video sesi live. Pemenang yang terpilih untuk tampil di Prambanan Jazz Virtual Festival diharapkan bisa menampilkan setidaknya empat lagu orisinil.

Pendaftaran Borneo Goes to Prambanan Jazz sudah dibuka sejak 23 Juli 2021 dan akan berlangsung hingga tanggal 15 Agustus 2021.



Simak Video "Ridho Rhoma Divonis 2 Tahun Penjara Terkait Narkoba"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/wes)