Membedah Kisah di Balik 7 Lagu Anak Ardhito Pramono

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Minggu, 01 Agu 2021 14:53 WIB
lagu anak Ardhito Pramono
Kisah dari 7 lagu anak Ardhito Pramono Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Ardhito Pramono belum lama ini merilis mini album Semar & Pasukan Monyet. Mini album itu berisikan tujuh lagu yang diperuntukkan untuk anak-anak.

Sebelum dirilis dalam bentuk mini album, Adhito Pramono telah lebih dulu mengeluarkan beberapa lagu dalam Semar & Pasukan Monyet sebagai single.

Dalam mini album tersebut, Ardhito Pramono hendak menuturkan sejumlah kisah yang relevan dengan dunia kanak-kanak. Dirinya membangun sebuah tokoh bernama Semar yang menjadi karakter utama dari albumnya. Karakter itu diambil dari tokoh dalam pewayangan.

"Melalui mini album ini, saya ingin memperkenalkan dan mengingatkan kembali betapa kayanya kita dengan cerita asli Indonesia. Itulah sebabnya saya memilih karakter wayang semar sebagai tokoh utama project ini," ujarnya dalam siaran pers yang diterima detikcom.

"Semar identik dengan seorang yang bijak, seorang filsuf yang mempertanyakan banyak hal sekaligus seorang pengasuh dan dekat dengan anak-anak," sambung dia.

"Sedangkan pasukan monyet menggambarkan anak-anak yang melihat dan meneladani Semar," tutur Ardhito lagi.

Lantas, berbicara tentang apa saja lagu-lagu dalam Semar & Pasukan Monyet? Simak di sini!

Something New

Something New lagu yang Ardhito Pramono jadikan pembuka dalam petualangan di dunia Semar & Pasukan Monyet. Pada lagu itu, Ardhito mengajak para pendengarnya untuk berani bermimpi dan menjelajah.

Tiger Song (Do the Wiggle)

Tiger Song (Do the Wiggle) pendengar diajak lebih dalam memasuki dunia fantasi Semar. Dikisahkan Semar terdampar di pulau dan bertemu dengan makhluk yang mengerikan, tapi malah membantunya menyusuri hutan.

Dalam lagu itu diceritakan Semar bertemu tiga teman lucu, yakni Monkey, Puppy, dan Rabbit. Mereka kemudian peri kecil yang tertidur dalam sebuah kristal, bernama Gempita.

Orang Utan

Dalam lagu ini, Ardhito Pramono mencoba memperkenalka satwa langka Orang Utan. Ia bercerita bagaimana Orang Utan adalah hewan yang seharusnya hidup dalam hutan, bergerombol dengan kawanannya.

1,2,3,4,5 (That's How It Goes)

Petualangan Semar dan para pasukan monyet kini tiba di pulau Awan yang membentuk angka-angka. Mereka gembira dan belajar berhitung sambil melompat-lompat di awan. Setelah melewati tangga pelangi, mereka kembali terdampar di pulau asing bernama Banana Island.

Banana

Ketika terdampar di pulau Banana, mereka bertemu sejumlah karakter pisang. Dalam lagu itu, Ardhito Pramono ingin memperkenalkan buah pisang yang lezat dan penuh gizi.

Friends Til' The End

Semar dan para pasukan monyet kembali melanjutkan perjalanannya. Mereka memasuki dimensi baru dan bertemu teman baru bernama Mr. Lou. Mereka terus berjalan hingga sampai pada titik akhir petualangan.

Friends Til' The End adalah lagu yang berisikan pesan tentang persahabatan yang menggambarkan hubungan semar dan teman-temannya selama bertualang.

Life Could Be Amazing

Sebagai penutup mini album, Ardhito Pramono menulis lagu yang bercerita tentang kisah 10 tahun kemudian. Semar memainkan sebuah lagu yang berisi pesan bahwa hidup akan menjadi luar biasa dan tidak perlu khawatir dengan apa yang terjadi.



Simak Video "Ardhito Pramono Sebut Lagunya Sering Dipakai di TV Show Korea"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/pus)