Kenalan dengan Pink Sweat$ Sosok di Balik Lagu Viral At My Worst

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Kamis, 24 Jun 2021 18:52 WIB
Pink  Sweats, Pink Sweat$
Foto: dok. Pink Sweat$ / Warner Music Indonesia/ Resso Indonesia
Jakarta -

David Bowden atau Pink Sweat$ belakangan dikenal lewat lagu At My Worst. Lagu itu sebenarnya dirilis pada akhir 2020, tetapi belakangan kerap kali diputar dan dijadikan musik latar dari berbagai video di TikTok dan media sosial lainnya.

Menangkap hal itu, salah satu layanan musik streaming, Resso, berniat untuk memperkenalkan Pink Sweat$ lebih jauh pada para pendengar musik di Indonesia.

Pink Sweat$ pun didapuk sebagai sosok duta untuk kampanye Buka Resso, Buka Hits Berikutnya yang bertujuan untuk memperkenalkan artis pendatang baru mancanegara pada para penggemar musik di Indonesia.

"Biarpun lagunya sudah banyak didengar, lagunya banyak dipakai buat konten, ternyata masih banyak yang penasaran siapa sosok di balik lagunya. Karena Pink Sweat$ lagunya sudah viral, kamu mau menghadirkan Pink Sweat$ secara utuh ke orang-orang. Ternyata dia berprestasi, lho, punya lagu yang lain," ungkap Head of Marketing Resso Indonesia, Diza Anindita dalam konferensi pers Kamis (24/6/2021).

"Pink Sweat$ ini memang berpotensi besar di dunia musik. Dia sebelumnya adalah songwriter lalu produser. Dia memang ingin bikin emotional connection sama pendengarnya. Kami tuh ingin banget profile Pink Sweat4 diketahui oleh listener, jadi tidak hanya lagunya yang viral, kami ingin lagunya diketahui pecinta musik secara holistik," sambung Diza.

Mengenai At My Worst yang melambungkan namanya, Pink Sweat$ bercerita bahwa pada mulanya, lagu itu adalah ungkapan rasa cintanya pada sang kekasih yang selalu mendampinginya di berbagai situasi.

"At My Worst adalah lagu yang saat saya jatuh hati dan menginginkan seseorang yang selalu ada di saat senang maupun susah, hingga titik terendah dalam hidup saya. Tunangan saya yang rupawan menginspirasi saya dalam lagu tersebut," ungkap Pink Sweat$.

Dalam lagu itu, dirinya berkolaborasi dengan Kehlani. Menurutnya, ia memiliki alasan tersendiri mengapa memilih sosok Kehlani sebagai rekan duet.

"Saya merasa dia memiliki sesuatu yang spesial yang ia bawa dalam kolaborasi ini. Selain memiliki suara yang unik, ia juga memiliki perspektif tentang kehidupan yang tak kalah unik. Ia adalah pribadi yang menarik dan baik hati," jelas dia.

Meskipun kini lagunya itu dikenal banyak orang, Pink Sweat$ menjelaskan bahwa At My Worst adalah salah satu lagu yang sulit untuk dia rampungkan ketika menggarap album Pink Planet (2021).

Ketika menggarap lagu itu, dia menuturkan harus menggarap beberapa bagian dengan benar-benar terperinci.

"Tentu saja, lagu yang paling menantang bagi saya adalah At My Worst. Di lagu itu, saya harus menulis ulang bagian-bagian kecilnya karena saya merasa ada yang belum pas," tuturnya.

"Padahal biasanya saat saya menulis lagu, seperti apapun jadinya, saya biarkan saja apa adanya. Jadi lagu ini adalah lagu yang paling sulit untuk ditulis di Pink Planet," lanjutnya.



Simak Video "Wah! Afgan Bakal Tampil di Konser Online B.I"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/doc)