Veni Nur Penyanyi di Balik Hebohnya Lagu Kanan Kiri Puter Puter Jari

Mauludi Rismoyo - detikHot
Kamis, 24 Jun 2021 13:25 WIB
veni nur
Veni Nur Penyanyi di Balik Hebohnya Lagu Kanan Kiri Puter Puter Jari. (Foto: dokumen pribadi)
Jakarta -

Lagu Kanan Kiri Puter Puter Jari viral di media sosial. Lagu itu rupanya dinyanyikan dan kepunyaan Veni Nur.

Lagu Kanan Kiri Puter Puter Jari memang sedang banyak diperdengarkan. Bahkan sampai dibuat remix oleh seseorang. Namun ternyata lagu tersebut merupakan orisinalnya Veni Nur.

Namanya pun makin populer karena hebohnya Kanan Kiri Puter Puter Jari yang diproduksi Sani Music Indonesia. Artis jebolan Mojang Jajaka Kabupaten Bandung 2019 yang mendapat gelar sebagai Mojang Parigel Multitalent 2019 itu bersyukur akan hal tersebut.

"Alhamdulillah senang banget lagu-lagu yang aku nyanyikan direspons baik sama nitizen, semoga lagu yang akan rilis selanjutnya trending dan juga viral," ujar Veni Nur saat ditemui di salah satu kafe di Jakarta.

Singel Kanan Kiri Puter Puter Jari sendiri diciptakan oleh Tjahjadi Djajanata dan Ishak. Lagunya mengambil tentang agar setiap orang tak boleh memiliki sifat iri dan dengki.

veni nurVeni Nur syukuri lagunya banyak yang suka. Foto: dokumen pribadi

"Jadi lebih baik kita happy, ayo goyang kanan kiri, goyang kanan goyang kiri, kita puter-puter jari. Begitu penggalan liriknya," tutur Veni Nur.

Tak cuma nyanyi, tari dan modeling dikuasai gadis yang tinggal di Desa Arjasari, Kabupaten Bandung. Usia Veni Nur pun masih muda yakni 19 tahun.

"Karena memang hobi. Cuma pas ikut di Mojang Jajaka Kabupaten Bandung bakat itu lebih neng tonjolin di nyanyi. Neng bakat dari kecil, alhamdulillah memang keluarga dari mama itu ada darah seniman jadi mungkin turun ke neng," kata Veni.

Selain sibuk nyanyi, gadis bernama asli Veni Nurdaisy memiliki kesibukan sebagai selebgram dan juga YouTuber. Veni Nur mengaku selalu menerima masukan bahkan kritikan para netizen untuk kariernya ke depan.

"Respons netizen ke neng lebih banyak alhamdulillah positif dan mendukung dengan apa yang sering neng kreasi di media sosial, bahkan sering dapat masukan dari comment maupun lain-lain. Sekalipun negatif neng selalu jadiin hal yang harus dinilai positif untuk membangun," pungkas Veni.

(mau/doc)