Awal Mula Sarah Keihl Mengira Tifus Ternyata COVID-19

Desi Puspasari - detikHot
Rabu, 23 Jun 2021 13:53 WIB
Sarah Keihl
Sarah Keihl awalnya mengira sakit tifus, ternyata positif COVID-19 Foto: dok. Instagram @sarahkeihl
Jakarta -

Selebgram Sarah Keihl awalnya tak menyangka dirinya terpapar COVID-19. Justru Sarah mengira dirinya hanya sakit tifus.

Sarah Keihl menyebutkan sejak tanggal 7 Juni dirinya sakit. Dia berpikir dirinya akan kembali diserang tifus.

"Aku mobilitas cukup tinggi, aku kayak keluar-keluar, kerja ke kantor, syut, sampai akhirnya aku demam sampai 39,5 derajat, kepala aku kayak mau pecah, gue ngerasa kayak mau tifus lagi, seminggu aku minum obat tifus, aku minum antibiotik" cerita Sarah Keihl dalam Instagram Story miliknya.

Mengalami demam, mual, sakit kepala, badan nggak enak, dan sakit perut, Sarah Keihl merasa sama seperti gejala tifus. Sarah Keihl baru saja sakit tifus pada bulan September dan dirawat di rumah sakit.

"Tapi, yang bikin aneh kok gue pusing banget, jadi kayak pusingnya tuh sakit banget, kayak panas banget. Aku mikir karena gila kerjaan aku lagi banyak-banyaknya banget nih, nggak mungkin ditinggalin. Gue mikir gila nih gue kayaknya bakal diinfus lagi nih, yaudah gue kuat-kuatin dulu deh, gue udah mikir kalau mentok nggak kuat yaudah yang penting ini sudah kelar," bebernya.

Sarah Keihl mengakui cara berpikirnya yang seperti itu sangat salah. Dia pun sempat sebelum berangkat kerja meminta salah satu asisten rumah tangganya untuk memijatnya.

Selama itu, Sarah Keihl memaksakan untuk kerja dalam keadaan sakit. Sampai akhirnya asisten rumah tangga yang biasa memijatnya mengeluhkan sakit.

"Malam harinya Mbak aku masuk kamar, 'Non badan aku panas, nggak enak badan, ada obat nggak?' Di situ aku ngerasa janggal gitu, teman aku bilang juga yang habis ketemu sama aku, 'Sa aku sakit nih.' 'Oh ya udah deh besok lo semua pada swab ke rumah gue deh,'" ceritanya.

"Jujur aku di situ sudah panik, akhirnya kita swab semua antigen. Temen aku sama Mbak aku positif langsung, punya aku negatif, nggak lama kemudian berubah tulisan jadi positif. Gue udah kayak, wah. Besokannya aku PCR benar aku positif CT 23," sambung Sarah Keihl.

Setelah tahu positif COVID-19, Sarah Keihl langsung meminta semua orang yang pernah bertemu dengannya untuk melakukan swab PCR. Dirinya juga sempat bertemu dengan Ranti Maria dan Angela Gilsha.

Sarah Keihl bersyukur semua temannya negatif. Dirinya menularkan COVID-19 kepada tiga orang terdekatnya, yaitu asisten rumah tangganya, salah satu temannya bernama Sheryl, dan manajernya.

"Aku sempat sesak, oksigen aku sempat 82, 85 sampai dokter aku bilang, 'You harus dioksigen di rumah sakit ke UGD aja,' alhamdulillah ini udah membaik banget. Kini, badan aku udah enak banget," ungkapnya.

Saat ini, Sarah Keihl bersama ART dan salah satu temannya sudah dinyatakan negatif COVID-19. Meski kini, ada yang mengomentari dirinya adalah salah satu sales COVID-19 dan membuatnya tak habis pikir.



Simak Video "Kasus Corona di Dunia: AS Tertinggi, Indonesia Posisi ke-14"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/doc)