Di-bully Jelek, Citra Scholastika Buktikan Bisa Jadi Penyanyi Terkenal

Hanif Hawari - detikHot
Jumat, 28 Mei 2021 08:04 WIB
Citra Scholastika saat ditemui di Balai Sarbini.
Di-bully Jelek, Citra Scholastika Buktikan Bisa Jadi Penyanyi Terkenal (Foto: Palevi S/detikHOT)
Jakarta -

Citra Scholastika tidak menyangka bisa menjadi penyanyi terkenal. Padahal dulunya ia sering dirundung oleh teman-temannya.

Penampilan Citra Scholastika dianggap mengganggu mata mereka ketika sekolah. Pasalnya, Citra Scholastika begitu cuek pada saat itu.

Setelah menjadi penyanyi, Citra Scholastika mengalami perubahan yang luar biasa. Penampilannya tak lagi buruk seperti yang dikatakan teman-temannya dulu.

"Dan ternyata momen untuk aku bisa bermetamorfosa justru setelah aku jadi penyanyi. Aku nggak nyangka aku bisa sampai ke puncak dalam ajang pencarian bakat dan sebagai akhirnya dikenal sebagai Citra Scholastika," ujar Citra Scholastika saat ditemui di Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan.

"Wow itu perjalanan sangat membingungkan tapi, akhirnya aku jadi kenal sama yang namanya style. Explorasinya macam-macam sampai sekarang. Ya ternyata proses itu jadi bikin yang senang jadi apa yang aku mau. Jadinya diri sendiri itu ternyata menyenangkan," lanjutnya.

Meskipun kini ada juga yang membully nya, Citra Scholastika tidak kaget. Sebab perundungan bukan menjadi sesuatu hal yang baru untuknya.

Meskipun telat, Citra Scholastika tidak pernah menyesalinya perubahannya tersebut.

"Jadi bully sesuatu yang nggak asing buat aku, like everyday di masa-masa kayak, 'Harusnya kamu gayanya keren, harusnya ikut genk'. Dan mungkin aku ngerasa itu nggak terlalu penting sih. Lebih kayak akunya juga nggak berbaur sama mereka. Tapi entah kenapa aku ngerasa nggak apa-apa, kalau aku harus balik ke belakang nggak menyesal juga," beber Citra Scholastika.

Citra Scholastika pun memiliki tips bagaimana cara menghadapi sebuah bully-an. Berdasarkan pengalaman, wanita 26 tahun itu tidak pernah menceritakan apa yang dialaminya itu kepada keluarga.

"Aku merasa kalaupun ada yang aku sesali karena satu hal yang aku sesali, aku nggak cerita pada keluarga. Karena ketika justru aku sudah besar aku sudah fine, baru deh orang tua aku, aku ceritain. Kakak kakak aku, teman teman aku, aku ceritain, mereka ngerasa 'kok kenapa nggak cerita'," tutur Citra Scholastika.

"Menurut aku dan buat teman-teman mungkin lagi ada yang lagi ngerasain di sekolah di komunitas apapun. Kalau kalian di-bully pasti ada perasaan kayak 'kalau aku lapor ke orang tua, lalu lapor ke sekolah, sekolah akan marah lagi yang nge-bully aku. Yang nge-bully aku akan nge-bully lagi. Siklusnya akan begitu lagi. Rantai itu menurut aku harus diputus sih," pungkasnya.

(hnh/dar)