Marilyn Manson Jadi Buron Kasus Kekerasan

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Kamis, 27 Mei 2021 13:54 WIB
CHICAGO, IL - FEBRUARY 05: Marilyn Manson performs at Riviera Theatre on February 5, 2015 in Chicago, Illinois. (Photo by Daniel Boczarski/Getty Images)
Foto: Daniel Boczarski/Getty Images
Jakarta -

Musisi Marilyn Manson kini menjadi buronan. Pihak kepolisian New Hampshire menerbitkan surat perintah penangkapan pria bernama asli Brian Hugh Warner itu terkait kasus kekerasan yang ia lakukan pada seorang videografer di sebuah konser pada 2019 lalu.

Dikutip dari The Guardian pada Kamis (27/5/2021), surat perintah penangkapan sebenarnya sudah dikeluarkan kepolisian sejak Oktober 2019. Namun, meski telah ada pemberitahuan berulang, Marilyn Manson tak juga kembali ke New Hampshire untuk menyerahkan diri dan menjalani proses hukum.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Departemen Kepolisian Gilford, Anthony Burpee, pada New York Times. Meski demikian, pihak kepolisian belum membagikan secara rinci perihal kasus hukum tersebut pada media.

Anthony Burpee juga mengatakan pihak kepolisian menerbitkan surat perintah penangkapan untuk Marilyn Manson karena pihaknya telah berupaya untuk menyelesaikan perkara tersebut. Namun, pihak Marilyn Manson dianggap tidak beritikad baik untuk menuntaskannya.

Alih-alih, menurut Burpee, pihak kepolisian tidak mendapatkan jawaban dari Marilyn Manson maupun perwakilannya.

Pengacara Marilyn Manson, Howard King, membantah adanya tuduhan itu. Dia malah mengatakan videografer terkait telah memeras sang musisi dengan meminta uang sebesar USD 35 Ribu atau setara dengan Rp 500 Juta.

"Hanya percikan ludah yang mengenai lengannya. Ketika kami meminta bukti adanya kerugian yang disebabkan, kamu tidak pernah mendapatkan jawaban," ujar dia.

Howard King mengatakan klaim itu mengada-ngada dan mengaku akan berkomitmen bekerja sama dengan pihak yang berwenang.

Belum selesai dengan satu urusan, Marilyn Manson juga rupanya memiliki kasus lainnya. Di Februari 2021, mantan kekasihnya, Evan Rachel Wood melaporkan musisi kelahiran 5 Januari 1969 itu atas dugaan kasus pelecehan seksual.

Sang aktris melaporkan hal itu bersama tiga perempuan lainnya yang juga mengaku memperoleh tindak kekerasan berupa kekerasan emosional, penyiksaan, pemerkosaan dan pemaksaan penggunaan obat-obatan.

Pada April 2021, giliran bintang Game of Thrones, Esme Bianco yang mengadukan tindak kekerasan domestik dan pelecehan seksual yang dilakukan Marilyn Manson saat keduanya tinggal bersama pada 2011. Menyusul setelahnya, mantan asisten Manson, Ashley Walters juga mengadukan tindak kekerasan seksual ke pihak berwajib.

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh Marilyn Manson terhadap seorang videografer terjadi pada 18 Agustus 2019. Saat itu, dia tengah tampil dalam konser di New Hampshire.



Simak Video "Wih! Marilyn Manson Tengah Kerjakan Album Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/doc)