Aliya Akui Ada Beban karena Kesuksesan Madu dan Racun Versi Ayahnya

Dicky Ardian - detikHot
Senin, 05 Apr 2021 18:53 WIB
Aliya
Aliya bawakan Madu dan Racun versi pop dan R&B. Foto: dok. Aliya
Jakarta -

Madu dan Racun yang begitu sukses karena dinyanyikan Arie Wibowo kini coba diulang oleh anaknya, Aliya. Ia mengaku cukup terbebani dengan besarnya lagu tersebut.

"Beban mungkin ada sedikit sih, agak deg-degan sebenernya apakah nanti lagu ini akan sesukses Madu dan Racun pada awalnya," ujar Aliya dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (5/4/2021).

"Mudah-mudah semua berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan," lanjutnya berharap.

Usaha keras coba dilakukan Aliya. Lagu yang besar era '80-an tersebut kemudian coba ia bangkitkan lagi dengan nuansa baru yang lebih modern.

Aliya mengaku senang dengan hasil kerja kerasnya tersebut. Terlebih, ia menuturkan, ada banyak orang yang juga suka dengan lagu tersebut versi barunya.

"Alhamdulillah seneng banget yang pasti, nggak nyangka masih banyak orang yang tahu lagu Madu dan Racun ini," katanya.

Aransemen berbeda memang diterapkan oleh Aliya di lagu tersebut. Ia memberikan sentuhan pop dan R&B dalam Madu dan Racun versinya.

"Kalau ditanya bagaimana perasaan saya, tentu sangat senang, bisa membawakan lagu Almarhum Ayah, dengan genre dan musik yang berbeda. Saya membawakan lagu ini dengan genre pop dan R&B dan dikemas dengan style kekinian," ungkapnya.

Dia memiliki alasan tersendiri mengapa memilih lagu yang sebelumnya dibawakan oleh ayahnya. Menurutnya, itu adalah bentuk penghormatan sekaligus pengobat rindu pada ayahnya.

"Selain karena memang keinginan, menyanyikan lagu milik ayah ini juga sebagai bentuk penghormatan Aliya pada papa," ujar Aliya.

"Lagunya papa itu banyak yang bagus dan sebagai bentuk penghormatan sih. Aliya sangat bersyukur bisa membawakan lagu ini, karena bisa mengobati rasa rindu pada papa," sambung dia.

(dar/dar)